Penumpang Alami Pelecehan di KRL Jakarta Kota-Nambo, Pelaku Langsung Diblacklist

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Seorang penumpang di dalam Commuter Line rute Jakarta Kota-Nambo menjadi korban pelecehan seksual oleh penumpang lain pada Sabtu (14/3) pukul 21.01 WIB.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan, peristiwa itu terjadi saat korban naik KRL menuju Stasiun Cibinong menuju Tebet. Sementara pelaku naik dari Stasiun Tanjung Barat.

"Diketahui bahwa korban naik dari Stasiun Tebet dengan tujuan Stasiun Cibinong di perjalanan Commuter Line No.1530 (Jakarta Kota - Nambo), sedangkan terduga pelaku naik dari Stasiun Tanjungbarat," ungkap Leza dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (15/3).

Leza mengatakan, saat petugas mengetahui aksi pelecehan yang dilakukan, mereka langsung menurunkan pelaku di Stasiun Universitas Indonesia.

Ia tidak menjelaskan secara rinci bentuk pelecehan yang dilakukan pelaku. Namun menurut informasi viral yang beredar, pelaku disebut menyentuh bagian pribadi korban sebanyak 2 kali sehingga korban berteriak.

"Terduga pelaku melakukan tindakan pelecehan seksual di dalam Commuter Line. Dan diturunkan di Stasiun Universitas Indonesia oleh petugas dalam kereta berkat laporan dan bantuan pengguna lain," jelas Leza.

Tindak lanjut atas peristiwa ini, petugas Commuter Line langsung berkoordinasi dengan petugas stasiun.

"Korban dan terduga pelaku selanjutnya dimintai keterangan terkait kronologis kejadian," kata Leza.

Pelaku yang telah diamankan petugas KRL langsung diserahkan ke Polres Depok untuk penyelidikan lebih lanjut.

Pelaku Diblacklist dari KRL

Leza juga menyebut, wajah pelaku akan dimasukkan ke dalam database CCTV. Hal ini sebagai bentuk sanksi agar pelaku tidak dapat lagi menggunakan Commuter Line.

"Kami akan memasukkan terduga pelaku ke dalam data base CCTV analytic yang mana CCTV ini dapat mendeteksi wajah terduga pelaku yang melakukan tindakan kriminalitas baik di stasiun ataupun di Commuter Line. Kami akan mem-blacklist pelaku tidak dapat menggunakan Commuter Line lagi,” ungkap Leza.

Selain itu, Leza juga mengatakan bahwa pihak KAI Commuter akan mendampingi korban secara psikologis. Leza pun mengimbau agar para pengguna Commuter Line senantiasa berani mengungkapkan dan melapor bila kejadian serupa terjadi kembali.

"KAI Commuter akan memberikan pendampingan kepada korban secara psikologis, untuk menguatkan korban," tutur Laze.

"KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk peduli pada situasi sekitar saat menggunakan Commuter Line, berani bertindak, berani _speak up_ atau dapat melaporkan segala bentuk kekerasan seksual kepada petugas, melalui call center 021-121, maupun media sosial resmi KAI Commuter,” tutup Leza.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Simon Grayson, Asisten Pelatih Baru John Herdman di Timnas Indonesia
• 47 menit lalugrid.id
thumb
H-7 Lebaran, Pelabuhan Merak Mulai Dipadati Pemudik Kendaraan Pribadi
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Perbaikan 92 Titik Tol Jakarta–Tangerang Dipercepat Jelang Mudik Lebaran 2026
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Menteri PU Siapkan Buffer Zone Tol Cegah Kepadatan Merak–Bakauheni Saat Mudik
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Ratusan Bus Datang ke TMII, Siap Bawa Ribuan Warga Jateng Mudik Gratis
• 48 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.