Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) mengumumkan Addin Jauharudin resmi menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan usai dinyatakan lulus penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
SVP Corporate Secretary & Communication BSI Wisnu Sunandar menyampaikan bahwa perseroan telah menerima hasil fit and proper test Addin Jauharudin melalui surat No. SR-215/PB.13/2026 tanggap 6 Maret 2026.
“Salinan Keputusan Dewan Komisioner OJK menerangkan bahwa OJK menyetujui Addin Jauharudin menjadi Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.,” ungkap Wisnu dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Minggu (15/3/2026).
Menyusul keputusan OJK dan laporan yang telah disampaikan kepada Departemen Pengawasan Bank Syariah OJK, perseroan mengatakan bahwa Addin Jauharudin resmi menjabat sebagai Komisaris Independen BSI per 11 Maret 2026.
Perseroan memastikan penetapan Addin Jauharudin resmi menjabat sebagai Komisaris Independen BSI tidak memiliki dampak material terhadap kelangsungan usaha bank syariah terbesar di Indonesia itu.
Profil Addin Jauharudin
Baca Juga
- BSI (BRIS) Siapkan Uang Tunai Rp45 Triliun saat Libur Lebaran
- Setahun Bullion Bank, Emas Kelolaan BSI (BRIS) Tembus 22,5 Ton
- Permintaan Emas Bakal Melonjak, BSI (BRIS) Mau Tambah Supplier
Addin Jauharudin diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 16 Mei 2025.
Pria kelahiran Cirebon pada 1980 itu memiliki pendidikan di bidang manajemen dan keislaman. Dia menyelesaikan studi S3 di bidang Strategic Management dari Universitas Brawijaya, Malang, pada 2019.
Sebelumnya, dia menyelesaikan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Trisakti pada 2016. Addin juga menempuh pendidikan S1 di Institut Agama Islam Al'Aqidah dengan jurusan Al-Ahwal Al-Syakhshiyah pada 1998.
Dalam perjalanan kariernya, Addin memiliki pengalaman di berbagai posisi strategis di sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) dan organisasi. Dia pernah menjabat sebagai Komisaris Independen PT Waskita Karya Tbk pada periode 2023—2025.
Sebelumnya, dia juga menjabat sebagai Komisaris Independen PT Pos Indonesia (Persero) pada 2018—2023 serta Komisaris Independen PT Garam (Persero) pada 2014—2018.
Selain di BUMN, Addin juga aktif di berbagai organisasi. Dia menjabat sebagai Koordinator Pengawas KSP Daya Inspirasi Bangsa pada periode 2020—2025.
Di bidang ekonomi syariah, dia pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Produk Halal Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) pada 2021—2023. Saat ini, Addin Jauharudin menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor untuk periode 2024—2029.




