Cak Imin Lepas Keberangkatan 1.200 Peserta Mudik Gratis PKB 2026

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin melepas peserta program mudik gratis PKB yang digelar menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Sebanyak 1.200 pemudik diberangkatkan menggunakan 25 bus dari halaman Kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Minggu (15/3/2026).

Baca juga: Mudik Gratis Pemda Sumenep, 2.878 Warga Kepulauan Berangkat dari Pelabuhan Kalianget

Cak Imin mengatakan, kegiatan mudik bersama tersebut merupakan agenda rutin PKB setiap tahun untuk menjaga tradisi kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.

“Seperti rutin tiap tahun, kita melaksanakan mudik bersama. Secara simbolis adalah keinginan untuk mempertahankan keguyuban, kebersamaan, gotong royong,” kata Cak Imin.

Cak Imin mengatakan, program tersebut juga bertujuan membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa harus memikirkan biaya transportasi.

“Semua membantu, semua yang membutuhkan diberikan kegratisan untuk sampai di tempat kampung halaman. Bahkan kita servis supaya happy di perjalanan,” ujarnya.

Baca juga: GoTo Fasilitasi Mitra Driver dan Keluarga Mudik Gratis ke 5 Destinasi Lewat Program GoMudik

Cak Imin bilang, kegiatan mudik bersama itu diharapkan dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari tradisi masyarakat Indonesia menjelang Lebaran.

“Ini harus kita teruskan setiap tahun. Setiap tahun harus ada yang diberangkatkan sebagai tradisi,” kata dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut Cak Imin, tradisi pulang kampung atau mudik merupakan budaya yang memiliki dampak sosial sekaligus ekonomi bagi daerah asal para perantau.

“Tradisi budaya Indonesia pulang kampung, pulang mudik, itu di samping juga pasti berdampak ekonomi,” imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekspor Listrik ke Singapura, Kepri Siap Jadi Hub Industri Hijau dan Teknologi
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ledakan Bom Guncang Sekolah Yahudi di Amsterdam
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Gapki Ramal Minyak Sawit Bisa Tembus US$ 1.300 per Ton Imbas Perang dan B50
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
6 Tanda Kolesterol Tinggi di Kaki yang Sering Tak Disadari
• 13 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Iran Tembak Rudal ke Banyak Negara, Hamas Muncul dan Kasih Pesan Ini
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.