Gempa Dangkal 4,2 Magnitudo di Sukabumi, Warga Cianjur Panik

mediaindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita

SEJUMLAH warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kembali dikagetkan terjadinya getaran gempa cukup besar, Minggu (15/3) dinihari. Mereka sempat berhamburan ke luar rumah karena khawatir terjadi gempa susulan.

Berdasarkan informasi, gempa terjadi sekitar pukul 00.36 WIB. Data BMKG, gempa memiliki parameter bermagnitudo 4,2. 

Episentrum gempa tektonik itu berada pada koordinat 6.97 LS dan 106.98 BT atau berlokasi di darat pada jarak 8 kilometer Tenggara Kota Sukabumi pada kedalaman 5 kilometer.     
 
"Saat gempa saya belum tidur. Masih main hape (handphone). Saat duduk di kursi, terasa bergoyang. Cukup besar getarannya. Saya langsung berlari ke luar," kata Beni Ramadhani, warga Jalan Siliwangi Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Cianjur, Minggu (15/3).

Baca juga : Gempa Bumi Dangkal di Pantai Selatan Cianjur karena Aktivitas Subduksi Lempeng

Dia mengaku cukup lama berdiam di luar rumah. Sebab, beberapa hari sebelumnya, juga terjadi getaran gempa cukup besar.

"Seminggu ini sudah ada dua kali gempa yang getarannya cukup besar," sebutnya.

Beni menyebut, masyarakat Cianjur dipastikan masih trauma dengan sekecil apapun gempa. Sebab, empat tahun lalu, Cianjur pernah diguncang gempa dahsyat.

Baca juga : Sukabumi Diguncang Gempa 5,4M, BPBD: Belum Ada Laporan Dampak Kerusakan

"Kalau trauma sih pasti itu mah. Makanya, kalau saya, setiap ada getaran gempa jadi parno (paranoid)," pungkasnya.

Manager Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menuturkan getaran gempa M4,2 memang cukup besar di beberapa wilayah. Namun, sampai saat ini dilaporkan belum ada dampak kerusakan akibat gempa.

"Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi," kata Daeng.

Pun di Kota Sukabumi, getaran gempa yang cukup kuat membuat BPBD setempat menindaklanjuti dengan menitoring wilayah. Namun belum ada laporan dampak kerusakan.

"Belum ada laporan. Tapi kami terus memantau perkembangan di lapangan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin. (H-2)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari Ketiga Operasi Ketupat, Kakorlantas Ungkap Lalin Masih Cukup Terkendali
• 2 jam laludetik.com
thumb
Meutya Hafid Ingatkan Pegawai Komdigi: WFA Bukan Alasan Pelayanan Kendor!
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Trump Klaim Banyak Negara Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pure Matcha untuk Kesehatan Tubuh dan Kulit Wajah
• 8 jam lalubeautynesia.id
thumb
60% Pasokan BBM Sulawesi Bertumpu di Makassar, Pertamina Pastikan Stok Aman
• 20 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.