Bukber Bareng Alumni, Rektor UIN Jakarta Paparkan Tiga Fokus Utama Pengembangan Universitas

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

TANGSEL, DISWAY.ID - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, memaparkan tiga fokus utama pengembangan UIN Jakarta dalam momen Buka Puasa Bersama, Silaturahmi, dan Santunan yang digelar Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (IKALUIN) Pusat. 

Iya berharap dukungan para alumni agar akselerasi pengembangan kelembagaan dan akademik UIN Jakarta bisa terus berjalan dengan baik.

BACA JUGA:Sultan Baktiar Tawarkan Solusi Tekan Biaya Politik yang Makin Mahal, Ini Caranya!

BACA JUGA:Finnet dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan bagi Pekerja Migran Indonesia

Kegiatan dihadiri sejumlah pengurus dan tokoh alumni yang juga pimpinan di sejumlah lembaga. Di antaranya Ketua Umum IKALUIN Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, Sekretaris Jenderal IKALUIN Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si. 

Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Prof. Arskal Salim, Dirjen Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani, Ketua Majelis Fatwa MUI Pusat Prof. Dr. H. M. Asrorun Ni’am Sholeh, serta Rektor UIN Jakarta Periode 2014–2019 Prof. Dr. Dede Rosyada, M.A.

Dalam momen tersebut, Prof. Asep menyampaikan bahwa pengembangan UIN Jakarta saat ini berfokus pada tiga hal utama, yakni penguatan reputasi keilmuan, akselerasi transformasi kelembagaan, dan rekognisi internasional.

BACA JUGA:Newcastle Terancam Kehilangan Tonali, Arsenal Siapkan Tawaran Rp1,7 Triliun!

BACA JUGA:Peduli Korban Laka Lantas, Tugu Insurance Gandakan Bantuan bagi Teman Disabilitas

Untuk penguatan reputasi keilmuan, Rektor Asep Jahar menegaskan pentingnya penguatan academic culture di lingkungan kampus. Menurutnya, budaya akademik yang kuat menjadi fondasi bagi lahirnya karya ilmiah, inovasi, dan tradisi intelektual yang berkualitas di lingkungan UIN Jakarta.

“Reputasi keilmuan membutuhkan academic culture yang mendukung. Ini yang terus kita perkuat di UIN Jakarta,” kata Asep Jahar dalam paparannya. 

Di sisi transformasi kelembagaan, Rektor Asep Jahar menjelaskan bahwa perjalanan UIN Jakarta merupakan proses perubahan yang berkelanjutan. Transformasi tersebut dimulai dari Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA), kemudian menjadi IAIN, hingga berkembang menjadi universitas dengan status UIN.

Selain itu, secara tata kelola kelembagaan, UIN Jakarta juga terus mengembangkan status kelembagaannya dari satuan kerja (Satker), kemudian Badan Layanan Umum (BLU), dan saat ini tengah didorong menuju Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Badan Hukum (PTKN-BH).

BACA JUGA:Catat Tanggalnya! Jasa Marga Berlakukan Diskon Tarif Tol di GT Cikampek-Kalikangkung

“Perubahan ini merupakan proses transformasi yang terus berlangsung untuk memperkuat tata kelola, kemandirian, dan daya saing institusi,” jelasnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waspada Perang Dunia, 3 Aset Ini Wajib Ditimbun Warga
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Amri/Nita berusaha atasi inkonsistensi setelah terhenti di Swiss Open
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
KPK: THR dari Bupati Cilacap untuk Forkopimda, Termasuk Polisi-Jaksa
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pesan Kapolri untuk Pemudik: Manfaatkan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan
• 22 jam laludetik.com
thumb
Dua Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok Dinyatakan Tidak Laik Jalan Saat Ramp Check
• 17 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.