Trump Sebut AS Akan Serang Pulau Kharg Iran Hanya Untuk Bersenang-Senang

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Amerika Serikaat, VIVA –Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengancam akan melancarkan serangan tambahan ke Pulau Kharg milik Iran serta mendesak negara-negara sekutunya mengirim kapal perang untuk mengamankan Selat Hormuz.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi NBC News pada Sabtu, Trump mengatakan bahwa serangan Amerika Serikat telah sepenuhnya menghancurkan sebagian besar fasilitas ekspor minyak di pulau tersebut dan memperingatkan kemungkinan serangan lanjutan.

Baca Juga :
Iran: Selat Hormuz Terbuka Bagi Siapapun Kecuali AS dan Sekutunya
Rekam Serangan Rudal Iran di Dubai, Turis Asal Inggris Terancam 2 Tahun Penjara

“Kami mungkin akan menyerangnya beberapa kali lagi, hanya untuk bersenang-senang,” kata Trump seperti dikutip dari laman Al Jazeerah, Minggu 15 Maret 2026.

Pernyataan itu dinilai sebagai eskalasi dari sikap sebelumnya, karena Trump sebelumnya mengatakan bahwa target serangan Amerika hanya lokasi militer di Pulau Kharg.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa Iran akan membalas setiap serangan terhadap fasilitas energinya.

Dalam wawancara dengan saluran berita MS NOW, Araghchi mengatakan bahwa Amerika Serikat menyerang Pulau Kharg dari dua lokasi di Uni Emirat Arab, yakni Ras Al-Khaimah dan sebuah tempat yang sangat dekat dengan Dubai. Ia menyebut tindakan tersebut berbahaya dan menyebut Iran akan berusaha berhati-hati agar tidak menyerang wilayah yang dihuni penduduk di sana.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), yang bertanggung jawab atas operasi militer AS di Timur Tengah, menolak berkomentar mengenai klaim Araghchi tersebut. Sementara itu, penasihat diplomatik Presiden Uni Emirat Arab, Anwar Gargash, menulis di media sosial bahwa negaranya memiliki hak untuk membela diri, tetapi tetap mengedepankan akal sehat dan logika serta terus menahan diri.

Pada Minggu, Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan pihaknya telah melancarkan serangan rudal dan drone ke sejumlah target di Israel serta tiga pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan tersebut. Serangan itu disebut sebagai putaran pertama balasan atas kematian para pekerja di kawasan industri Iran.

Sehari sebelumnya, sebuah serangan rudal menghantam kawasan industri di kota Isfahan, Iran tengah, dan menewaskan sedikitnya 15 orang saat para pekerja berada di dalam sebuah pabrik, menurut laporan media Iran.

Sementara itu, kemampuan Iran untuk menghentikan pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar seperlima pengiriman minyak dunia telah memicu gangguan terbesar yang pernah terjadi pada pasokan minyak global, sehingga mengguncang pasar dan pemerintah berbagai negara.

Baca Juga :
Janjikan Bantuan, Trump Minta Negara Pengimpor Minyak Jaga Keamanan Selat Hormuz
Trump: AS Akan Terus Serang Pusat Eskpor Minyak Iran di Pulau Kharg Hanya untuk Bersenang-senang
Hamas Ucapkan Selamat kepada Pemimpin Baru Iran, Harap Dukungan untuk Palestina Tetap Berlanjut

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kakorlantas: Baru 25 Persen Kendaraan Tinggalkan Jakarta
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
My Syariah First - Hidup Sederhana di Zaman Berlebih
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Atalia Praratya: Anak Tak Boleh Dibiarkan Akses AI Tanpa Pendampingan
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Ciri Kepribadian Orang Baik Hati dan Membuat Hidup Orang Lain Lebih Baik
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Respons Cak Imin soal Gus Yaqut Ditahan KPK karena Kasus Kuota Haji
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.