Jakarta (ANTARA) - Para pemudik yang menggunakan transportasi kereta api jarak jauh untuk menuju kampung halaman mereka dari Stasiun Gambir, Jakarta, mengaku lebih merasa nyaman dengan kehadiran coworking space di ruang tunggu stasiun besar tipe A tersebut.
Sejumlah pemudik terlihat menunggu sembari mengerjakan tugas melalui laptop maupun tablet mereka di ruang kerja bersama yang terletak di depan Ruang Rapat Stasiun Gambir. Tidak sedikit pula yang sekadar duduk menanti kereta tiba dengan membaca buku-buku yang tersedia, yang sebagian besar berupa novel.
Salah satu penumpang yang ANTARA temui di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu, Lubna (20), mengakui bahwa fasilitas tersebut cukup membantu dirinya yang sering kebingungan mencari tempat untuk mengerjakan tugas kuliah sembari menunggu kereta datang.
Baca juga: Stasiun Gambir dan lompatan peradaban transportasi
Ia sudah pernah ke Stasiun Gambir sebelumnya, tapi tidak tahu bahwa ada fasilitas coworking space itu. Ia pun lebih sering mengerjakan tugas dengan cara memangku laptopnya di kursi ruang tunggu, yang membuat dia merasa tidak nyaman.
“Aku kan pernah ke sini juga, terus baru lihat (coworking space) ini. Jadi, aku merasa cukup terbantu sih karena biasanya aku selalu bawa laptop, tapi bingung gitu kalau mau ngerjain apa-apa,” ujarnya.
Mahasiswi yang hendak mudik ke Yogyakarta tersebut menyatakan, fasilitas yang disediakan di ruang kerja bersama itu cukup lengkap, termasuk adanya stop kontak untuk mengisi daya gawai.
Baca juga: KAI catat hampir 50 ribu orang berangkat dari Jakarta di H-7 Lebaran
Ia menilai, posisi coworking space juga cukup strategis karena dekat dengan akses tangga dan eskalator ke Lantai 1 stasiun.
“Terus di sini nggak terlalu berisik juga sih dan masih terdengar sama pengumuman-pengumuman (jadwal kereta dan informasi lainnya dari petugas stasiun) kayak gitu. Jadi enak banget,” kata Lubna.
Ruang kerja bersama tersebut terdiri atas tiga meja dengan masing-masing empat kursi di setiap mejanya, sehingga total kapasitas dapat diisi 12 orang.
Baca juga: Pendopo-KAI satukan mobilitas modern dengan budaya warisan leluhur
Setiap meja juga memiliki empat set stop kontak yang dapat digunakan untuk pengisi daya (charger) tipe standard (stop kontak tipe C) maupun kabel USB.
Fasilitas tersebut berlokasi di sebelah tangga utama menuju Lantai 1 Stasiun Gambir. Untuk menuju coworking space, penumpang harus masuk melalui Pintu Masuk VIP Timur di bagian tengah stasiun atau melalui gerbang tiket (ticket gate) dari Hall Selatan Stasiun Gambir.
Selain ruang kerja bersama, Stasiun Gambir juga menyediakan fasilitas tempat bermain anak (Children Playground), ruang mandi dan penitipan barang (Shower and Locker Room), masjid, ATM, hingga hotel transit.
Baca juga: KAI Daop 1 masih sediakan 63 ribu tiket program diskon per H-6 Lebaran
Baca juga: Menteri PPPA tinjau fasilitas ramah perempuan/anak di Stasiun Gambir
Sejumlah pemudik terlihat menunggu sembari mengerjakan tugas melalui laptop maupun tablet mereka di ruang kerja bersama yang terletak di depan Ruang Rapat Stasiun Gambir. Tidak sedikit pula yang sekadar duduk menanti kereta tiba dengan membaca buku-buku yang tersedia, yang sebagian besar berupa novel.
Salah satu penumpang yang ANTARA temui di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu, Lubna (20), mengakui bahwa fasilitas tersebut cukup membantu dirinya yang sering kebingungan mencari tempat untuk mengerjakan tugas kuliah sembari menunggu kereta datang.
Baca juga: Stasiun Gambir dan lompatan peradaban transportasi
Ia sudah pernah ke Stasiun Gambir sebelumnya, tapi tidak tahu bahwa ada fasilitas coworking space itu. Ia pun lebih sering mengerjakan tugas dengan cara memangku laptopnya di kursi ruang tunggu, yang membuat dia merasa tidak nyaman.
“Aku kan pernah ke sini juga, terus baru lihat (coworking space) ini. Jadi, aku merasa cukup terbantu sih karena biasanya aku selalu bawa laptop, tapi bingung gitu kalau mau ngerjain apa-apa,” ujarnya.
Mahasiswi yang hendak mudik ke Yogyakarta tersebut menyatakan, fasilitas yang disediakan di ruang kerja bersama itu cukup lengkap, termasuk adanya stop kontak untuk mengisi daya gawai.
Baca juga: KAI catat hampir 50 ribu orang berangkat dari Jakarta di H-7 Lebaran
Ia menilai, posisi coworking space juga cukup strategis karena dekat dengan akses tangga dan eskalator ke Lantai 1 stasiun.
“Terus di sini nggak terlalu berisik juga sih dan masih terdengar sama pengumuman-pengumuman (jadwal kereta dan informasi lainnya dari petugas stasiun) kayak gitu. Jadi enak banget,” kata Lubna.
Ruang kerja bersama tersebut terdiri atas tiga meja dengan masing-masing empat kursi di setiap mejanya, sehingga total kapasitas dapat diisi 12 orang.
Baca juga: Pendopo-KAI satukan mobilitas modern dengan budaya warisan leluhur
Setiap meja juga memiliki empat set stop kontak yang dapat digunakan untuk pengisi daya (charger) tipe standard (stop kontak tipe C) maupun kabel USB.
Fasilitas tersebut berlokasi di sebelah tangga utama menuju Lantai 1 Stasiun Gambir. Untuk menuju coworking space, penumpang harus masuk melalui Pintu Masuk VIP Timur di bagian tengah stasiun atau melalui gerbang tiket (ticket gate) dari Hall Selatan Stasiun Gambir.
Selain ruang kerja bersama, Stasiun Gambir juga menyediakan fasilitas tempat bermain anak (Children Playground), ruang mandi dan penitipan barang (Shower and Locker Room), masjid, ATM, hingga hotel transit.
Baca juga: KAI Daop 1 masih sediakan 63 ribu tiket program diskon per H-6 Lebaran
Baca juga: Menteri PPPA tinjau fasilitas ramah perempuan/anak di Stasiun Gambir




