PKL Musiman Menjamur di Area Terlarang Jelang Lebaran, Begini Sikap Satpol PP Kota Cimahi

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah, trotoar di sepanjang Jalan Gandawijaya, Kota Cimahi, Jawa Barat dibanjiri pedagang musiman. Pedagang membuka lapaknya sepanjang trotoar hingga mempersempit akses jalan bagi pejalan kaki.

Menjamurnya Pedagang Kaki Lima (PKL) di trotoar jalan itu merupakan fenomena musiman jelang Lebaran. Mereka menjual berbagai macam barang, seperti pakaian, sepatu, sandal, kerudung dan lainnya. Padahal, aktivitas berjualan di atas trotoar dilarang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Cimahi Mochammad Samsul Ma'arif mengatakan, Jalan Gandawijaya memang setiap tahunnya selalu menjadi lapak dadakan paling yang diserbu pedagang musiman yang memanfaatkan momen Lebaran untuk berjualan. "PKL yang saat ini berjualan dan memanfaatkan daerah milik jalan dan juga trotoar di sepanjang Jalan Gandawijaya merupakan fenomena berulang yang rutin terjadi pada saat bulan Ramadhan tiba. Mereka berasal bukan saja dari Kota Cimahi namun banyak juga yang berasal dari luar wilayah Cimahi," kata Samsul saat dikonfirmasi, Ahad (15/3/2026).

Dia mengakui keberadaan para pedagang yang memenuhi jalan yang memang berada di kawasan niaga dan pusat Kota Cimahi itu mengganggu akses bagi pejalan kaki. "Keberadaan mereka memang mengganggu para pengguna jalan baik pejalan kaki ataupun pemakai kendaraan. Namun di sisi lain, keberadaan mereka juga sangat dibutuhkan dan ditunggu masyarakat yang berburu untuk Lebaran," ujar dia.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Disiram Air Keras, Aktivis KontraS Andrie Yunus Alami Luka Bakar 24%
• 20 jam laludetik.com
thumb
MBI Jadikan Ramadan Momentum Perkuat Kepedulian Sosial
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
JK Ingatkan Risiko Jika Pemerintah Tambah Defisit APBN di Atas 3 Persen
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Ekspresi Anak-anak Ikut Mudik Naik Motor
• 13 jam laludetik.com
thumb
Patung Fatmawati di Taman Bendera Pusaka Abadikan Sejarah Penjahit Sang Saka Merah Putih
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.