jakarta.jpnn.com - Ketua Umum Himpunan Masyarakat Lombok (HIMALO) Karman BM melihat bergabungnya Indonesia dalam BOP merupakan strategi konkret pemerintah Indonesia dalam upaya pemulihan Palestina pascakonflik.
“Bergabungnya Indonesia dengan BOP menjadi langkah serius Presiden Prabowo untuk benar-benar hadir membela Palestina dibandingkan hanya mengecam aksi Israel tanpa upaya konkret,” katanya setelah acara buka puasa bersama warga Lombok di Wisma NTB, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (15/3).
BACA JUGA: Menlu Sugiono Tegaskan Presiden Prabowo Ingin Jadi Penengah Konflik Timur Tengah
Dia mengatakan Indonesia kini tidak hanya bisa melempar saran, tetapi menjadi pengambil putusan.
“Jika selama ini Indonesia hanya jadi pelempar saran di PBB, kini dengan bergabungnya di BOP bisa menjadi pengambil keputusan,” katanya.
BACA JUGA: PP HIMMAH Dukung Prabowo-Gibran Berantas Oligarki, Jaga Kedaulatan NKRI
Keuntungan berikutnya ialah keanggotaan memfasilitasi jalur resmi bagi bantuan kemanusiaan dan keterlibatan perusahaan atau tenaga ahli Indonesia dalam proyek pembangunan kembali Gaza yang didanai secara internasional.
“Itu juga bisa dibuktikan dengan rencana Indonesia mengirim 8 ribu pasakan perdamaian ke Palestina,” terang Karman.
BACA JUGA: PP HIMMAH: Kapolri Layak Dapat Bintang Mahaputra dari Presiden Prabowo
Dia menilai Indonesia kini menjadi pemain utama untuk perdamaian di Palestina, setara dengan negara-negara besar lainnya, seperti AS, Turki, Arab Saudi, dan lainnya.
Menurut Karman, dengan status sebagai negara pendiri BOP, Indonesia memiliki daya tawar untuk menolak atau mengkritik kebijakan dewan itu jika dianggap melenceng dari prinsip keadilan bagi rakyat Palestina.
“Terlepas dari BOP dibentuk oleh Trump tanpa melalui PBB, kita melihat fungsinya secara langsung. Indonesia kini menjadi pemain utama,” jelasnya. (jos/jpnn)
Redaktur & Reporter : Ragil




