Korsel kaji permintaan Trump kirim kapal ke Selat Hormuz

antaranews.com
15 jam lalu
Cover Berita
Seoul (ANTARA) - Kantor kepresidenan Korea Selatan pada Minggu (15/3) mengatakan akan mempertimbangkan dengan cermat permintaan Presiden AS Donald Trump untuk mengirim kapal ke Selat Hormuz.

Seorang pejabat di kantor itu mengatakan Korea Selatan (Korsel) mencermati unggahan Trump di media sosial tentang Selat Hormuz, jalur pengiriman minyak utama di kawasan Teluk, yang ditutup oleh Iran selama perang melawan AS-Israel.

Pada Sabtu, Trump meminta Korsel dan negara-negara lain yang terdampak untuk mengirim kapal agar selat tersebut tetap "terbuka dan aman," di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap pengiriman minyak global.

Trump juga menyebut China, Prancis, Jepang, dan Inggris sebagai negara yang terdampak "pembatasan sepihak" oleh Iran di selat itu.

"Keamanan jalur maritim internasional dan kebebasan navigasi sejalan dengan kepentingan semua negara dan dilindungi oleh hukum internasional," kata pejabat itu.

"Berdasarkan hal itu, kami berharap jaringan logistik maritim global segera kembali normal," katanya.

Sumber: Yonhap/OANA

Baca juga: Iran: Keamanan Selat Hormuz berlaku untuk semua
Baca juga: Komandan IRGC sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tapi dikendalikan Iran


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Garmin Spy Pole & Sonar 360 Derajat: Revolusi Deteksi Ikan 2026
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Mikroplastik Ditemukan hingga 2,4 Km di Bawah Laut RI, Ini Bahayanya
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Daftar Harga BBM Resmi di Seluruh SPBU RI, Berlaku 16 Maret 2026
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Antisipasi Kemarau Panjang, Kemenhut Siapkan 35 Operasi Modifikasi Cuaca
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pemprov Imbau Warga Pakai Topi-Payung Hadapi Hawa Panas Jakarta
• 15 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.