KPK Pastikan Penindakan Tetap Berjalan Meski Libur Lebaran

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

KPK mewanti-wanti penyelenggara negara hingga kepala daerah untuk tidak melakukan praktik korupsi karena akan terus penindakan selama libur Lebaran 2026.

KPK Pastikan Penindakan Tetap Berjalan Meski Libur Lebaran. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mewanti-wanti penyelenggara negara hingga kepala daerah untuk tidak melakukan praktik korupsi. Lembaga Antirasuah memastikan penindakan akan terus berjalan meski memasuki libur Lebaran 2026.

Hal itu sebagaimana disampaikan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu saat konferensi pers penahanan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait pemerasan SKPD untuk THR pribadi dan Forkopimda. 

Baca Juga:
Usai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Mantan Menag Gus Yaqut Kenakan Rompi Oranye KPK

"Jangan berpikir bahwa kami karena lebaran terus kami mau mudik, pulang gitu ya dan membiarkan terjadinya tindak-tindak korupsi di rentang waktu ke depan ini, tidak. Kami akan tetap hadir untuk melakukan penindakan apabila masih bandel melakukan tindak pidana korupsi, seperti itu," kata Asep yang dikutip Minggu (15/3/2026). 

"Jadi jangan pikir 'wah mungkin nanti penyidik-penyidiknya pada mudik gitu ya', seperti itu, tidak," sambungnya. 

Baca Juga:
KPK Terbitkan SE Pengendalian Gratifikasi, Atur Larangan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran

Diketahui, tiga kepala daerah terjaring dalam operasi tangkap tangan Lembaga Antirasuah selama Ramadan 2026.

Pertama, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang terjaring operasi senyap pada Selasa (3/3/2026). Ia kemudian ditetapkan tersangka terkait kasus dugaan benturan kepentingan.

Baca Juga:
KPK Lakukan OTT, Bupati Cilacap Ditangkap

Selanjutnya, Bupati Rejang Lebong M. Fikri Thobari tertangkap tangan pada Senin (9/3/2026). Ia kemudian ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek. 

Terbaru, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman yang kena OTT pada Jumat (13/3/2026). Ia terjerat dalam kasus dugaan pemerasan untuk THR. 

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PKB Berangkatkan 1.200 Peserta Mudik Gratis ke Berbagai Daerah Jawa
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemudik di Pelabuhan Gilimanuk Alami Macet Parah, ASDP Buka Suara
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Agenda Sidang Pembelaan Terdakwa AH di PN Timur, PH Korban: Jangan Giring Opini!
• 16 jam lalurealita.co
thumb
Rumor Kematiannya Diolok-Olok, Netanyahu Pamer Dirinya Sehat Sambil Santai Minum Kopi
• 4 jam laludisway.id
thumb
Berangkatkan Lebih dari 5.000 Pemudik, Pertamina Kerahkan 153 Bus ke 23 Kota
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.