Jakarta (ANTARA) - Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink mengapresiasi semangat juang timnya setelah Dewa United menahan imbang tuan rumah Persija Jakarta dengan skor 1-1, pada pertandingan BRI Super League di Jakarta International Stadium, Jakarta, Minggu.
Riekerink mengatakan hasil imbang tersebut terasa seperti kemenangan secara moral karena timnya mampu bangkit setelah melalui periode yang sulit serta memiliki waktu persiapan yang sangat terbatas.
“Olahraga tidak selalu hanya tentang apa yang terlihat di lapangan. Kami datang dari situasi yang mengecewakan dan hanya memiliki dua hari untuk mempersiapkan pertandingan ini,” kata Riekerink dalam jumpa pers usai laga.
Dewa United baru menelan hasil mengecewakan di kancah AFC Challenge League. Mereka disingkirkan klub Filipina Manila Diggers dengan kekalahan agregat 2-3 pada perempat final, setelah hanya bermain imbang 2-2 dengan tim lawannya pada Kamis (12/3).
Baca juga: Dewa United tahan imbang tuan rumah Persija Jakarta1-1
Ia menjelaskan bahwa pada hari pertama tim bahkan tidak menjalani latihan, sementara pada hari kedua persiapan lebih banyak diisi dengan diskusi taktik mengenai permainan Persija.
Meski persiapan minim, Riekerink menilai para pemain mampu menunjukkan karakter dan disiplin yang baik selama pertandingan.
“Saya melihat tim yang bangkit kembali, tim yang disiplin dan memiliki rencana permainan. Bagi saya mereka seperti menang hari ini,” ujarnya.
Secara taktik, Riekerink mengungkapkan timnya berusaha memanfaatkan ruang di sisi kanan pertahanan Persija yang kerap ditinggalkan karena peran bek kanan yang bermain ofensif.
Menurut dia, situasi tersebut membuat pemain sayap Dewa United, Noah Sadaoui, memiliki ruang lebih untuk bergerak sehingga timnya beberapa kali mampu menciptakan ancaman dari sektor tersebut.
Sementara itu penyerang Dewa United Alex Martins mengakui pertandingan berjalan sulit bagi kedua tim, terutama karena timnya harus menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
“Ini pertandingan yang sangat sulit untuk kedua tim. Kami hanya punya dua hari untuk mempersiapkan laga ini dan sebelumnya juga menjalani banyak pertandingan,” kata Alex.
Baca juga: Souza kritik kondisi lapangan JIS usai Persija ditahan imbang Dewa
Riekerink mengatakan hasil imbang tersebut terasa seperti kemenangan secara moral karena timnya mampu bangkit setelah melalui periode yang sulit serta memiliki waktu persiapan yang sangat terbatas.
“Olahraga tidak selalu hanya tentang apa yang terlihat di lapangan. Kami datang dari situasi yang mengecewakan dan hanya memiliki dua hari untuk mempersiapkan pertandingan ini,” kata Riekerink dalam jumpa pers usai laga.
Dewa United baru menelan hasil mengecewakan di kancah AFC Challenge League. Mereka disingkirkan klub Filipina Manila Diggers dengan kekalahan agregat 2-3 pada perempat final, setelah hanya bermain imbang 2-2 dengan tim lawannya pada Kamis (12/3).
Baca juga: Dewa United tahan imbang tuan rumah Persija Jakarta1-1
Ia menjelaskan bahwa pada hari pertama tim bahkan tidak menjalani latihan, sementara pada hari kedua persiapan lebih banyak diisi dengan diskusi taktik mengenai permainan Persija.
Meski persiapan minim, Riekerink menilai para pemain mampu menunjukkan karakter dan disiplin yang baik selama pertandingan.
“Saya melihat tim yang bangkit kembali, tim yang disiplin dan memiliki rencana permainan. Bagi saya mereka seperti menang hari ini,” ujarnya.
Secara taktik, Riekerink mengungkapkan timnya berusaha memanfaatkan ruang di sisi kanan pertahanan Persija yang kerap ditinggalkan karena peran bek kanan yang bermain ofensif.
Menurut dia, situasi tersebut membuat pemain sayap Dewa United, Noah Sadaoui, memiliki ruang lebih untuk bergerak sehingga timnya beberapa kali mampu menciptakan ancaman dari sektor tersebut.
Sementara itu penyerang Dewa United Alex Martins mengakui pertandingan berjalan sulit bagi kedua tim, terutama karena timnya harus menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
“Ini pertandingan yang sangat sulit untuk kedua tim. Kami hanya punya dua hari untuk mempersiapkan laga ini dan sebelumnya juga menjalani banyak pertandingan,” kata Alex.
Baca juga: Souza kritik kondisi lapangan JIS usai Persija ditahan imbang Dewa





