Menteri ESDM Beberkan Peran Besar Indonesia dalam Pasokan Energi Global

tvonenews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia beberkan peran besar Indonesia dalam pasokan energi global. Misalnya pada 2025, kata dia, Indonesia mengirimkan 150 kargo Liquefied Natural Gas tahun untuk mendukung pasokan energi dunia.

Selain itu, jelas Menteri ESDM, Indonesia juga mengirimkan sekitar setengah pasokan batu bara yang diperdagangkan di dunia. 

Bahkan Bahlil mengatakan di tengah ketegangan geopolitik yang terjadi saat ini, negara-negara di kawasan ini dapat memperkuat kerja sama untuk mendukung ketahanan energi yang saat ini dirasa semakin krusial di tengah konflik timur tengah.

"Di tengah ketidakpastian pasokan energi dunia saat ini, kita perlu memperkuat kolaborasi yang saling mengangkat satu sama lain bukan justru saling menjatuhkan satu sama lain," kata Bahlil dalam forum kawasan Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum (IPEM) di Tokyo, Jepang pada Minggu (15/3/2026) waktu setempat.

Bahlil juga menyinggung bahwa ketika kolaborasi yang saling menguntungkan tersebut tidak dilakukan, maka setiap negara perlu tetap memprioritaskan kepentingan masyarakat domestiknya.

"Sebagai salah satu negara importir minyak, jika kebutuhan minyak tersebut tidak dapat kami amankan maka kami tidak memiliki pilihan kecuali untuk memanfaatkan potensi energi yang ada di dalam negeri termasuk meningkatkan porsi Crude Palm Oil yang diubah menjadi biodiesel," bebernya.

Indonesia sendiri merupakan produsen dan eksportir CPO terbesar di dunia. Tiap tahun Indonesia mengekspor CPO hingga 30 juta ton.

Bahlil menjelaskan bahwa di tengah kelangkaan energi saat ini, setiap negara memprioritaskan kebutuhannya masing-masing. 

"Meski ada Perjanjian Paris yang mendesak transisi dari batu bara, faktanya saat ini banyak negara yang meningkatkan impor batu bara nya dari Indonesia," bebernya.

Di saat yang sama, pemerintah terus berkomitmen untuk mendorong transisi energi dan pengembangan energi terbarukan termasuk untuk melakukan diversifikasi sumber energi guna memperkuat ketahanan energi nasional.

Komitmen tersebut diantaranya tercermin dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia dapat mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt.

"Indonesia sangat berkomitmen untuk terus mendorong transisi energi termasuk melalui program PLTS 100 GW dengan prioritas jangka pendek berupa eliminasi PLTD diesel dengan PLTS," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Minta Koalisi Global Buka Selat Hormuz, NATO Ditekan Bantu AS
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Cak Imin Luncurkan Tebar Harapan Ramadan, Salurkan 2 Juta Paket Zakat Fitrah Senilai Rp441,9 M
• 3 jam laludisway.id
thumb
Pemkot Jakarta Selatan Segel Lapangan Padel di Jagakarsa karena Tidak Memiliki Izin PBG
• 4 jam lalupantau.com
thumb
MK Tegaskan Penentuan Kuota Haji Harus Berkeadilan
• 2 jam lalukompas.id
thumb
Data Pusdalops PB Sumut: 4.843 Korban Bencana Masih Tinggal di Pengungsian Tapanuli Tengah
• 12 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.