Diskominfo Kaltim Siapkan 24 Provider Hadapi Lonjakan Traffic Lebaran

bisnis.com
12 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur memastikan kesiapan infrastruktur jaringan internet di seluruh wilayah menghadapi lonjakan traffic selama periode mudik dan libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. 

Langkah antisipatif ini diambil melalui koordinasi intensif dengan 24 penyedia jasa internet (provider) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk menjamin kualitas layanan maksimal bagi masyarakat, khususnya di 802 desa yang telah terjangkau program WiFi gratis. 

Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal menyatakan bahwa lonjakan traffic internet merupakan keniscayaan setiap hari besar keagamaan. Hal ini menjadi peluang sekaligus tambahan tanggung jawab bagi penyedia layanan untuk memaksimalkan kapasitas jaringan. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan sekitar 24 provider di Kaltim, termasuk Telkomsel, Indosat, Icon+, dan lainnya. Mereka biasanya sudah standby untuk memberikan layanan maksimal, karena traffic tinggi juga berarti peluang keuntungan bagi perusahaan mereka," kata Faisal dalam keterangan resmi, Minggu (15/3/2026). 

Pemprov Kaltim menyediakan fasilitas WiFi gratis di desa melalui program Gratispol Internet Desa sebagai bagian dari pelayanan publik. 

Salah satu fokus utamanya adalah memastikan masyarakat di tingkat desa dapat menikmati akses internet selama masa libur panjang.  Faisal menegaskan kuota internet untuk program Internet Desa tetap disalurkan tanpa gangguan. 

Baca Juga

  • Pemprov Kaltim Dorong UMKM Maksimalkan Momentum Lebaran
  • Kaltim Resmi Kembalikan Range Rover Mobil Dinas Gubernur, Dana Masuk Kas Daerah
  • Jelang Lebaran, Bulog Kaltim Siapkan Stok Beras hingga 34.000 Ton

"Meskipun hari libur, kuota internet desa tetap jalan. Kami berharap kepala desa tetap menyalakan perangkat WiFi-nya agar masyarakat sekitar bisa memanfaatkan fasilitas tersebut, minimal di area sekitar kantor desa," terangnya. 

Hingga saat ini, program internet gratis tersebut sudah menjangkau 802 desa di Kalimantan Timur, dengan sisa 39 desa yang sedang dalam proses pemasangan tahun ini guna mencapai target total 841 desa. 

Di sisi lain, Faisal juga mengeluarkan peringatan keras terkait maraknya upaya penipuan yang menyasar kantor desa dengan modus tagihan internet bulanan palsu. 

"Saya tegaskan, program Internet Desa dari Pemprov Kaltim ini gratis dan tidak ada tagihan ke kantor desa, kecamatan, maupun kabupaten. Kontrak dilakukan langsung oleh Diskominfo Kaltim dengan provider secara tahunan," pungkasnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pakai Paylater untuk Mudik? Ini Risiko yang Harus Diperhatikan
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Hasil Pekan ke-30 Liga Primer Inggris: Arsenal Kian Menjauh dari City, MU Kukuh di Posisi Tiga
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pemudik Lansia Protes Diminta Bayar Tiket Kapal Hampir 2 Kali Lipat di Ciwandan
• 18 jam laludetik.com
thumb
Macet Horor Pemudik di Pelabuhan Gilimanuk, ASDP Minta Maaf
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Jordi Amat Siap Bermain di Posisi Apa pun Sesuai Instruksi John Herdman: Bek atau Gelandang Timnas Indonesia?
• 1 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.