Terkini, Makassar — Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mengalami peningkatan signifikan menjelang periode mudik Lebaran 2026.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran 2026 pada Minggu, 15 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat mencapai 36.353 orang, meningkat 15,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Pada tahun sebelumnya, jumlah penumpang tercatat 31.469 orang, sehingga kenaikan trafik ini menunjukkan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat melalui jalur udara menjelang musim mudik.
Selain penumpang, pergerakan pesawat di bandara yang menjadi pintu gerbang utama kawasan Indonesia Timur ini juga meningkat.
Tercatat 257 pergerakan pesawat pada 2026, naik 6,2 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 242 pergerakan.
PGS Branch Communication & CSR Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Fascal Ramadhan, mengatakan peningkatan trafik ini menjadi indikator mulai ramainya arus perjalanan menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Terjadi peningkatan baik dari sisi jumlah penumpang maupun pergerakan pesawat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini menunjukkan mobilitas masyarakat melalui transportasi udara mulai meningkat menjelang Lebaran,” ujar Fascal Ramadhan dalam keterangan resminya yang diterima Makassar.terkini.id, Senin 16 Maret 2026.
Meski trafik penumpang dan penerbangan meningkat, angkutan kargo udara mengalami penurunan.
Pada periode yang sama, volume kargo tercatat 299,8 ton, turun sekitar 15 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 352,8 ton.
Dari sisi operasional penerbangan, On Time Performance (OTP) atau tingkat ketepatan waktu penerbangan tercatat 71,2 persen, dengan 183 penerbangan berhasil berangkat tepat waktu.
Sementara itu, load factor atau tingkat keterisian kursi pesawat mencapai 79,5 persen, menandakan mayoritas penerbangan dari dan menuju Makassar memiliki tingkat okupansi yang cukup tinggi.
Tingkat pemanfaatan slot penerbangan atau slot utilization juga tercatat 78,8 persen, menunjukkan aktivitas penerbangan di bandara masih berjalan dalam kapasitas operasional yang optimal.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, maskapai juga mengajukan penerbangan tambahan (extra flight). Dari 19 penerbangan tambahan yang direncanakan, tercatat 6 penerbangan telah direalisasikan, atau sekitar 31,6 persen dari total rencana.
Adapun tiga rute penerbangan tersibuk dari Bandara Sultan Hasanuddin selama periode pemantauan Posko Angkutan Lebaran 2026 adalah Makassar–Jakarta, Makassar–Surabaya, dan Makassar–Kendari.
Fascal menegaskan pihak bandara bersama seluruh pemangku kepentingan terus memastikan operasional penerbangan berjalan lancar selama periode mudik Lebaran.
“Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan pelayanan kepada penumpang tetap optimal, serta operasional penerbangan berjalan aman dan lancar selama Posko Angkutan Lebaran berlangsung,” jelasnya.
Dengan tren peningkatan trafik ini, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin diperkirakan akan terus mengalami kenaikan jumlah penumpang dalam beberapa hari ke depan seiring semakin dekatnya puncak arus mudik Lebaran 2026.




