Israel Bunuh Ibu yang Mengandung Anak Kembar di Gaza

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA – Serangan udara Israel telah menewaskan sedikitnya 13 warga Palestina termasuk dua anak laki-laki di Gaza pada Ahad ((15/3/2026). Seorang wanita hamil, dan sembilan petugas polisi juga dibunuh Israel lewat serangan kemarin.

Serangan pada Ahad menghantam sebuah rumah di kamp pengungsi perkotaan Nuseirat di Gaza tengah, menewaskan empat orang, termasuk pasangan berusia 30-an dan putra mereka yang berusia 10 tahun, menurut Rumah Sakit Al-Aqsa di dekatnya.

Baca Juga
  • Media Israel: Pasukan Internasional Siap Dikerahkan ke Gaza Mei 2026, TNI Disebut Terlibat
  • Israel Bombardir Permukiman Kristen di Pinggiran Beirut, Ancam Lebanon Dijadikan Seperti Gaza
  • BoP Dibekukan, Pasukan TNI Batal ke Gaza?

Wanita itu sedang mengandung anak kembar, kata rumah sakit. Orang keempat yang meninggal, seorang tetangga berusia 15 tahun, dibawa ke rumah sakit al-Awda di Nuseirat. 

"Kami sedang tidur dan bangun saat mendapat serangan rudal. Serangannya sangat kuat," kata Mahmoud al-Muhtaseb, seorang tetangga. “Tidak ada peringatan sebelumnya.” 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Serangan lain menghantam kendaraan polisi di Koridor Philadelphi selatan-utara di pintu masuk pusat kota az-Zawayda, kata Kementerian Dalam Negeri. 

Pemboman itu menewaskan sembilan petugas polisi, termasuk Kolonel Iyad Ab Yousef, seorang pejabat senior polisi di Gaza tengah, kata kementerian itu. Rumah Sakit Al-Aqsa, yang menerima jenazah, membenarkan jumlah korban tersebut. Dikatakan 14 orang lainnya terluka.

Nine Palestinian police officers were killed in a targeted Israeli strike on their vehicle while they were on duty in central Gaza, in violation of Trump’s so-called ceasefire and one of the deadliest attacks since the Israeli-US assault on Iran began.https://t.co/KEIpS6fxLd

— Quds News Network (QudsNen) March 15, 2026

Kementerian mengatakan pihaknya “mengutuk kejahatan keji yang dilakukan oleh pendudukan Israel sore ini ketika mereka mengebom kendaraan polisi… Para petugas dan personel menjalankan tugas mereka memantau pasar dan menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan”. 

Belum ada komentar langsung dari militer Israel mengenai kedua serangan tersebut. Kematian pada Ahad ini adalah yang terbaru di kalangan warga Palestina di wilayah pesisir tersebut sejak kesepakatan “gencatan senjata” antara Israel dan Hamas berupaya menghentikan perang genosida Israel yang sudah berlangsung lebih dari dua tahun di Gaza.

Meskipun yang terparah telah mereda, serangan Israel hampir terjadi setiap hari. Selain serangan udara Israel, pasukannya sering menembaki warga Palestina di dekat zona yang dikuasai militer Israel. Lebih dari 650 warga Palestina telah terbunuh sejak 10 Oktober 2025, menurut pejabat kesehatan Gaza.

Israel telah mengumumkan akan membuka kembali sebagian penyeberangan Rafah Gaza dengan Mesir pada hari Rabu, mengakhiri penutupan dua minggu yang telah memperdalam krisis kemanusiaan yang sudah menjadi bencana besar di wilayah yang terkepung tersebut.

Badan militer Israel yang mengawasi urusan sipil di wilayah pendudukan Palestina, COGAT, mengatakan penyeberangan akan kembali beroperasi pada 18 Maret untuk pergerakan penumpang terbatas di kedua arah, dan tidak ada kargo yang diizinkan.

Masuk dan keluarnya memerlukan izin keamanan Israel sebelumnya, koordinasi dengan Mesir, dan pengawasan dari misi perbatasan Uni Eropa yang ditempatkan di sana pada awal Februari.

Pengumuman ini muncul ketika lebih dari 20.000 warga Palestina yang sakit dan terluka, di antaranya sekitar 4.000 pasien kanker dan 4.500 anak-anak, masih berada dalam daftar tunggu untuk mendapatkan perawatan medis yang tidak tersedia di Gaza.

Dari jumlah tersebut, hampir 440 kasus diklasifikasikan sebagai kasus yang mengancam jiwa. Israel menutup penyeberangan pada tanggal 28 Februari, hari yang sama ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran, dengan alasan alasan “keamanan”.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Layanan Darurat di RS Kemenkes Tetap Berjalan Saat Libur Lebaran
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Netanyahu Sudah Tewas? Video Terbaru Memperkuat Penggunaan AI: Ada Keanehan di Isi Kopi
• 11 jam lalusuara.com
thumb
ASDP Ingatkan Pemudik Telaga Punggur, Pesan Tiket di Ferizy, Jangan Lewat Calo
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Jadwal Libur Bursa Saham Indonesia saat Cuti Bersama Nyepi & Idulfitri 2026
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Ikhtiar Janda Mekaar Menghidupi Keluarga & Menginspirasi Perempuan Prasejahtera
• 1 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.