25.922 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air Pasca Konflik Timur Tengah Pecah

rctiplus.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Sebanyak 25.922 jemaah umrah asal Indonesia telah kembali ke Tanah Air pasca konflik Timur Tengah pecah, menurut Kementerian Haji dan Umrah. Sementara itu, sejumlah jemaah umrah yang baru tiba di Arab Saudi kini dalam pantauan petugas.

“Secara kumulatif sejak 28 Februari hingga 14 Maret, tercatat sebanyak 25.922 jemaah umrah Indonesia telah dipantau dalam proses kepulangan ke Tanah Air melalui berbagai penerbangan dari Jeddah maupun Madinah,” ungkap Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah, M. Ilham Effendy, dalam keterangannya dikutip Senin (16/3/2026).

Ia menegaskan, pengawasan di bandara akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen negara dalam memberikan perlindungan serta memastikan pelayanan terbaik bagi jemaah umrah Indonesia di Arab Saudi.

Ilham menjelaskan, petugas melalui Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah melakukan pemantauan di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah dan Bandara Internasional Prince Muhammad bin Abdulaziz Madinah pada 14 Maret 2026.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, petugas melakukan monitoring terhadap proses pemulangan jemaah umrah Indonesia yang menggunakan sejumlah maskapai.

“Pada hari tersebut tercatat 853 jemaah umrah dipantau dalam proses kepulangan menuju Tanah Air melalui berbagai penerbangan dari Jeddah maupun Madinah,” terang Ilham.

“Selain itu, petugas juga melakukan pengawasan terhadap kedatangan jemaah umrah dari Indonesia ke Arab Saudi. Tercatat 763 jemaah tiba di Arab Saudi,” tambahnya.

 

Ia menjelaskan, pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelayanan jemaah berjalan dengan baik sejak kedatangan hingga kepulangan.

“Petugas KUH Jeddah bersama Satgas Bandara terus melakukan monitoring secara intensif di seluruh area layanan jemaah guna memastikan proses kedatangan dan pemulangan berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Ilham.

Ia menambahkan bahwa koordinasi juga terus dilakukan dengan maskapai, penyelenggara perjalanan ibadah umrah, serta otoritas bandara guna mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin terjadi di lapangan.

“Koordinasi dengan seluruh pihak terkait terus kami lakukan agar pelayanan kepada jemaah dapat berjalan optimal, termasuk dalam penanganan jemaah yang sebelumnya mengalami keterlambatan penerbangan,” tambahnya.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BNPB: Disediakan TV untuk rumah huntap korban bencana di Aceh Utara
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
51 Ribu Penumpang Berangkat dari Daop 1, Stasiun Gambir Paling Padat
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Mendikdasmen Bagi 24 Ribu Buku di Stasiun-Terminal: Biar Anak Tak Gadget Terus
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Penumpang Pesawat di Bandara Sam Ratulangi Manado Naik 28,3 Persen
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hashim Sebut Indonesia Nomor Dua Kasus TBC di Dunia, Permukiman Kumuh Jadi Pemicu
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.