KDM Minta Pelaku Pengeroyokan Pelajar SMAN 5 Bandung hingga Tewas Dihukum Setimpal

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM) ikut menyoroti peristiwa kematian yang menimpa pelajar SMAN 5 Bandung Fahdly Arjasubrata yang diduga menjadi korban pengeroyokan, Jumat (13/3/2026). Ia meminta agar kepolisian segera menangkap pelaku dan diproses secara hukum.

"Saya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Fahdly Arjasubrata siswa SMAN 5 Bandung yang meninggal selesai melaksanakan bukber pada jam 23.00 WIB tanggal 13 Maret," ucap Dedi Mulyadi dikutip Ahad (15/3/2026).

Baca Juga
  • Pelajar SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Jadi Korban Pengeroyokan
  • Aksi Pengeroyokan Antar Pelajar SMAN 5 dan 2 Bandung Viral, Polisi Buru Pelaku
  • Korlantas Polri Gunakan Teknologi Digital Pantau Lonjakan Arus Mudik

Ia menuturkan, almarhum meninggal dunia saat sedang mengendarai motor kemudian terdapat pihak yang melakukan pelemparan dan akhirnya kehilangan keseimbangan. Selain itu terdapat pula dugaan terjadinya pengeroyokan oleh pihak lain.

Dedi menyerahkan penyelidikan kasus ini kepada pihak kepolisian. Kepada terduga pelaku yang menghilangkan nyawa Fahdly pun, ia meminta untuk dihukum setimpal.

/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%}
.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Semoga kasus ini bisa berproses secara objektif dan pelakunya mendapat hukuman setimpal dengan apa yang sudah dilakukannya," ungkap dia.

Ia mengajak kepada seluruh orang tua untuk memperketat pengawasan jam malam kepada anak-anak. Selain itu, KDM mengimbau orang tua agar tidak membiarkan pelajar masih berkeliaran di luar rumah saat malam hari.

"Saya juga mengajak kepada seluruh orang tua untuk menjaga anak-anaknya tidak keluar ketika malam hari, kemudian juga tidak mengendarai kendaraan bermotor apabila belum memiliki Surat Izin Mengemudi," kata dia.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR: Wacana KPU Jadi Lembaga Negara Keempat Perlu Kajian Komprehensif
• 6 jam lalumatamata.com
thumb
15 Perjalanan Terdampak Cuaca Buruk di Bandara Juanda
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Bupati Cilacap cum Kader PKB Kena OTT KPK, Cak Imin Berkata Begini
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
Berita Populer: Penjualan Indomobil eMotor Tyranno; Tips Pilih Dashcam Mobil
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Respons KDM soal Anak Tawuran: Selama Jam Sekolah Tanggung Jawab Negara, di Luar Jam Sekolah Tanggung Jawab Orang Tua
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.