Paul Thomas Anderson berhasil meraih piala Oscar pertamanya pada ajang Academy Awards ke-98 yang digelar pada Senin (16/3) waktu Indonesia. Paul meraih penghargaan tertinggi dunia film itu untuk kategori Skenario Adaptasi Terbaik (Best Adapted Screenplay) di film One Battle After Another.
Pria 55 tahun berhasil mengungguli pesaing lainnya termasuk Guillermo del Toro (Frankenstein), Chloé Zhao dan Maggie O’Farrell (Hamnet), serta Will Tracy (Bugonia).
Anderson sebelumnya telah dinominasikan sebanyak 14 kali, termasuk lima kali untuk kategori skenario dan tiga kali untuk kategori sutradara terbaik. Oleh karena itu kemenangan kali ini menjadi hal terbaik untuk Anderson.
"Saya merasa sangat terhormat menjadi bagian dari sejarah ini," kata Anderson dalam sambutannya di ajang penghargaan yang digelar di Dolby Theatre, Los Angeles.
Rasa terima kasih turut disampaikan Anderson kepada istrinya, Maya Rudolph, yang terus mendukungnya hingga bisa mencapai titik saat ini. Pesan menyentuh pun turut disampaikan Anderson kepada anak-anaknya
"Saya menulis film ini untuk anak-anak saya, untuk meminta maaf atas kekacauan yang kami tinggalkan di dunia ini yang akan kami serahkan kepada mereka. Namun juga dengan harapan bahwa mereka akan menjadi generasi yang semoga membawa akal sehat dan kesopanan bagi kita," ungkap Anderson.
"Pearl, Lucy, Jack, dan Ida. Aku mencintai kalian. Terima kasih banyak," tutupnya.
Film ini merupakan adaptasi bebas dari novel Vineland karya Thomas Pynchon yang terbit pada tahun 1990.
Mengambil latar Amerika Serikat yang penuh gejolak, film ini juga turut dibintangi oleh Leonardo DiCaprio sebagai seorang mantan revolusioner yang hidup dengan nama baru bersama putrinya yang masih remaja, yang diperankan oleh Chase Infiniti.
Hingga berita ini diturunkan, film One Battle After Another masih mendominasi gelaran Oscar setelah berhasil meraih Penghargaan Casting Perdana (Inaugural Casting Award) serta penghargaan Aktor Pendukung Terbaik (Best Supporting Actor) untuk Sean Penn.





