Lonjakan Penumpang Merak-Bakauheni Jadi Indikator Awal Peningkatan Mobilitas Mudik Lebaran

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Lampung

Pergerakan penumpang dan kendaraan dari Jawa menuju Sumatra mulai menunjukkan peningkatan signifikan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Lonjakan tersebut dinilai menjadi indikator awal meningkatnya mobilitas masyarakat antarwilayah.

PT ASDP Indonesia Ferry memastikan kesiapan operasional layanan penyeberangan guna mengantisipasi tren tersebut agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung lancar, aman, dan tertib. 

Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan Pelabuhan BBJ Bojonegara selama periode 24 jam pada H-7 atau 14 Maret 2026, tercatat sebanyak 72.735 penumpang menyeberang dari Jawa ke Sumatra. Jumlah ini meningkat 52,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 47.630 orang.

Dari sisi kendaraan, total unit yang menyeberang mencapai 17.067 unit atau naik 65,7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 10.302 unit. Peningkatan signifikan ini menunjukkan mulai terjadinya pergerakan mudik lebih awal.

Untuk mengantisipasi lonjakan, ASDP bersama pemangku kepentingan telah menyiapkan pola operasional kapal di lintasan utama. 

Pada lintasan Merak–Bakauheni disiapkan 28 hingga 33 kapal per hari. Sementara lintasan Ciwandan–Wika Beton dioperasikan 9 hingga 12 kapal per hari, dan lintasan BBJ Bojonegara–BBJ Muara Pilu dilayani 10 hingga 12 kapal per hari menyesuaikan dinamika kendaraan.

Selain penguatan armada, ASDP juga menerapkan delaying system di sejumlah titik buffer zone serta pengaturan arus kendaraan melalui pengalihan jalur menuju pelabuhan. Dalam skema tersebut, 

Pelabuhan Merak diprioritaskan untuk kendaraan penumpang, Pelabuhan Ciwandan untuk sepeda motor dan kendaraan barang, serta Pelabuhan BBJ Bojonegara untuk kendaraan logistik guna menjaga distribusi kendaraan tetap terkendali.

Masyarakat juga diimbau merencanakan perjalanan dengan membeli tiket lebih awal melalui kanal resmi Ferizy yang telah tersedia sejak H-60 sebelum keberangkatan.

Secara kumulatif pada periode H-10 hingga H-7, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatra tercatat 199.011 orang atau turun 1,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 202.791 orang. 

Namun total kendaraan yang menyeberang mencapai 49.026 unit atau meningkat 5,7 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 46.393 unit.

Sementara arus sebaliknya dari Sumatera menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Wika Beton, dan Pelabuhan BBJ Muara Pilu tercatat 138.179 penumpang sejak H-10 hingga H-7, turun 5,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total kendaraan yang menyeberang pada periode tersebut mencapai 31.660 unit atau naik tipis 1,1 persen.

Dengan penguatan operasional armada, pengaturan lalu lintas kendaraan, serta peningkatan fasilitas layanan, ASDP berkomitmen memastikan layanan penyeberangan selama periode Angkutan Lebaran 2026 berjalan optimal dalam mendukung mobilitas masyarakat menjelang puncak arus mudik.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Gemerlap Karpet Merah Warnai Oscar ke-98
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Kapan Lebaran Idulfitri 2026 Pemerintah? Ini Data Hisab Kemenag Jelang Sidang Isbat
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Anggunnya Penampilan Syifa Hadju saat Foto Prewedding di Solo, Kenakan Sandal Teplek Harga Ratusan Ribu!
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Waspada! Jalur Mudik Garut Dikepung Titik Rawan Longsor
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Pelindo Multi Terminal Perkuat Implementasi Safety Culture di Seluruh Terminal Nonpetikemas
• 12 menit lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.