Konflik Timur Tengah, White Horse (WEHA) Waspada Harga BBM Naik

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – White Horse Group melalui PT Weha Transportasi Indonesia Tbk. (WEHA) menilai kinerja sektor transportasi berisiko tertekan ke depan seiring eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah yang berisiko mendorong kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Direktur Finance & Accounting WEHA Edgar Surjadi mengatakan meski optimistis terhadap pertumbuhan bisnis tahun ini, tetapi tak dapat dipungkiri bahwa sejumlah tantangan masih membayangi industri transportasi pada tahun ini.

Beberapa di antaranya, adalah risiko kenaikan harga suku cadang, meningkatnya biaya perawatan armada, serta beban bunga yang dapat menekan margin laba.

Selain itu, risiko kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akibat eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah juga menjadi faktor risiko yang perlu diantisipasi.

“Bahan bakar merupakan komponen biaya operasional terbesar dalam bisnis transportasi. Jika terjadi kenaikan harga BBM, tentu akan memberikan tekanan terhadap profitabilitas,” jelasnya, Senin (16/3/2026).

Dia melanjutkan pada sisi lain, perlambatan ekonomi makro juga berpotensi menahan daya beli masyarakat serta meningkatkan ketidakpastian dari sisi kebijakan pemerintah maupun regulasi pajak.

Baca Juga

  • Plus-Minus WFH sebagai Jurus Hemat BBM kala Konflik AS-Iran Tak Mereda
  • Prabowo Kaji WFH demi Hemat BBM, Ekonom Nilai Rasional
  • Prabowo Kaji WFH Demi Antisipasi Krisis BBM, Ekonom Nilai Rasional

Adapun pada periode Ramadan dan Idulfitri tahun ini, WEHA memperkirakan mengalami lonjakan penumpang khususnya dari segmen intercity shuttle DayTrans.

Secara historis bulan Ramadan memberikan dinamika tersendiri bagi perusahaan transportasi tersebut. Pada satu sisi, permintaan armada bus pariwisata White Horse biasanya mengalami penurunan karena banyak sekolah maupun perusahaan menunda kegiatan wisata atau outing selama bulan puasa.

Namun di sisi lain, penurunan tersebut biasanya dikompensasi oleh meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang mudik Lebaran. “Secara historis, Ramadan memberikan dinamika dua sisi bagi WEHA. Permintaan bus pariwisata memang menurun, tetapi biasanya diimbangi secara signifikan oleh peningkatan permintaan shuttle antarkota menjelang mudik Lebaran," ujarnya.

Khusus untuk periode mudik Lebaran 2026, dia memproyeksikan tingkat keterisian penumpang pada segmen shuttle antarkota DayTrans akan meningkat sekitar 5%-7%. Untuk mencapai target tersebut, perusahaan telah melakukan berbagai persiapan operasional sejak awal tahun.

“Menjelang arus mudik dan arus balik, kami melakukan optimalisasi jadwal keberangkatan serta memastikan kesiapan armada dan kru melalui training intensif sejak Februari 2026,” kata Edgar.

Secara keseluruhan, WEHA menargetkan pertumbuhan pendapatan atau top line dan laba bersih bottom line sekitar 10% pada 2026. Pertumbuhan tersebut diproyeksikan didorong oleh penguatan beberapa lini bisnis, mulai dari transportasi shuttle, penyewaan armada kontrak hingga jasa wisata. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, manajemen menilai momentum Lebaran tahun ini memiliki prospek mobilitas yang lebih kuat.

Edgar memaparkan pada 2025, periode Ramadan berlangsung penuh pada Maret atau kuartal I/2025 yang berdekatan dengan libur panjang Natal dan Tahun Baru, sehingga daya beli masyarakat untuk traveling belum sepenuhnya pulih.

Sebaliknya, pada 2026 jarak antarperiode liburan dinilai lebih ideal sehingga mobilitas masyarakat diproyeksikan meningkat. Selain itu, WEHA juga telah memperkuat kapasitas armada melalui belanja modal dalam dua tahun terakhir.

Sepanjang 2024–2025, perusahaan menambah puluhan unit armada baru mulai dari medium bus, luxury big bus hingga Hiace untuk layanan DayTrans, sehingga kapasitas angkut tahun ini lebih besar dibandingkan periode Lebaran sebelumnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kadin Proyeksi Perputaran Uang saat Lebaran 2026 Bisa Tembus Rp 148,39 T
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Kemendikdasmen Komitmen Pendidikan Inklusif Lewat “Ramadan Ceria” Bersama 1.000 Difabel
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Tangani Kebakaran di Mampang, Gulkarmat Jaksel Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Ahli Gizi Ingatkan Risiko Kesehatan Akibat Makan Berlebihan saat Lebaran
• 4 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Di Hadapan Menteri Energi Dunia, Menteri ESDM Tunjukkan Bukti Pembangunan Energi Inklusif
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.