DPR: Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Bentuk Teror Demokrasi

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion, menilai penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, merupakan teror terhadap kebebasan sipil dan demokrasi. Ia menganggap tindakan itu sebagai pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).

“Serangan berupa penyiraman air keras terhadap seorang aktivis bukan sekadar tindak kriminal biasa. Ini adalah bentuk teror yang secara langsung menyerang kebebasan sipil dan demokrasi,” ujar Mafirion dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Ia menegaskan, aktivis adalah bagian dari warga negara yang menjalankan fungsi kontrol sosial, mengawasi kekuasaan, dan memperjuangkan kepentingan publik. Karena itu, penyerangan terhadap aktivis merupakan bentuk pembungkaman suara kritis publik.

“Saya memandang bahwa tindakan penyiraman air keras terhadap aktivis merupakan pelanggaran serius terhadap HAM, karena menyerang hak atas rasa aman, integritas tubuh, dan kebebasan berekspresi yang dijamin oleh konstitusi serta berbagai instrumen hukum nasional dan internasional,” tegas Mafirion.

 

Jika serangan semacam ini dibiarkan, ia menilai negara sedang memberi pesan berbahaya: siapa pun yang bersuara kritis dapat dibungkam dengan kekerasan. Untuk itu, Mafirion mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas pelaku, termasuk kemungkinan adanya aktor intelektual di balik serangan tersebut.

Selain itu, legislator dari Fraksi PKB ini juga meminta negara memberikan perlindungan maksimal kepada para aktivis dan pembela HAM. Menurutnya, penyidikan harus dilakukan secara transparan dan akuntabel agar keadilan ditegakkan.

“Demokrasi tidak boleh tunduk pada teror. Negara tidak boleh kalah oleh kekerasan. Dan masyarakat tidak boleh dipaksa diam karena rasa takut. Sebagai bagian dari masyarakat, saya berdiri bersama para aktivis dan seluruh warga negara yang memperjuangkan kebenaran. Ingat, kekerasan tidak boleh menjadi alat untuk membungkam suara rakyat,” pungkasnya.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Album Baru Harry Styles Memuncaki Peringkat Billboard 200 dan Top Album Sales
• 4 jam lalunarasi.tv
thumb
Respons Cak Imin soal Gus Yaqut Ditahan KPK karena Kasus Kuota Haji
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Bangunan Lapangan Padel Tak Berizin di Jaksel Disegel
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Dukungan RJ2 Prabowo–Gibran untuk Mengusut Kasus Penyerangan Andrie Yunus
• 28 menit lalucumicumi.com
thumb
Kasus Dugaan Pelecehan di KRL Rute Jakarta–Nambo Viral di Media Sosial
• 18 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.