Komisi III DPR RI menggelar rapat internal membahas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/3).
Fraksi-fraksi di Komisi III menyatakan kecaman keras terhadap peristiwa tersebut dan mendorong kepolisian segera mengusut tuntas kasusnya.
Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra Habiburokhman, yang meminta persetujuan fraksi-fraksi terhadap kesimpulan rapat.
PDIPPerwakilan Fraksi PDI Perjuangan Safaruddin mengatakan, fraksinya mendukung langkah Komisi III untuk mendorong pengusutan kasus tersebut.
“Karena memang ini suatu kejahatan yang serius yang harus mendorong, meminta kepada Kapolri untuk melakukan langkah-langkah penyusutan. Siapa sih pelakunya? Siapa aktor intelektualnya? Siapa yang membantu melakukan itu? Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan terungkap siapa pelakunya,” kata Safaruddin.
GolkarPerwakilan Fraksi Golkar Soedeson Tandra menyatakan fraksinya mendukung hasil rapat Komisi III.
“Jadi kami dari Fraksi Partai Golkar mendukung sekali apa yang tadi sudah kita rapat bersama itu dan kami sepakat apa yang disampaikan oleh Fraksi PDI Perjuangan,” ujar Soedeson.
GerindraPerwakilan Fraksi Gerindra Bimantoro Wiyono menegaskan pihaknya mengutuk keras penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.
“Kami dari Fraksi Partai Gerindra mengutuk keras kejadian yang menimpa saudara Andri Yunus dan mendorong untuk pengusutan tuntas terhadap kasus tersebut agar bisa terselesaikan,” ucap Bimantoro.
PANPerwakilan Fraksi PAN Endang Agustina meminta kepolisian mengungkap kasus tersebut secara transparan kepada publik.
“Pada intinya bahwa kita mengecam dan mengutuk keras perbuatan ini, peristiwa ini, dan meminta agar Kapolri beserta jajarannya segera mengungkap kasus ini dan menyampaikannya ke publik secara transparan,” tutur Endang.
PKSPerwakilan Fraksi PKS Adang Daradjatun berharap kasus tersebut segera terungkap dan mengajak masyarakat memberikan informasi kepada aparat penegak hukum.
“Kami mengharapkan betul bahwa kasus ini segera terungkap. Dan saya juga memohon bantuan masyarakat luas untuk apabila mendapatkan informasi-informasi tentang kasus ini bisa juga memberikan dukungan masukan kepada jajaran penegak hukum khususnya kepolisian,” kata Adang.
NasDemPerwakilan Fraksi NasDem Machfud Arifin menyatakan dukungan terhadap kesimpulan rapat Komisi III dan mendesak Polri mengusut kasus tersebut secara profesional.
“Kami dari Partai NasDem juga tentunya mengutuk apa yang dilakukan pelaku ini, sehingga kita berharap Polri betul-betul dengan secara profesional bisa mengungkap kasus ini secepatnya dan dilakukan dengan sangat transparan, terbuka kepada masyarakat,” ucap Machfud.
DemokratPerwakilan Fraksi Demokrat Hinca Panjaitan menekankan selain pengusutan hukum, korban juga perlu mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik.
“Selain meminta Polri untuk segera mengusut tuntas, kami ingin menekankan agar Menteri Kesehatan segera memberi pelayanan kesehatan terbaik agar saudara Andri Yunus segera pulih dan bisa beraktivitas lagi sebagaimana mestinya,” kata Hinca.
PKBHabiburokhman mengatakan, dari laporan Wakil Ketua Komisi III dari PKB, Rano Alfath, partainya mendukung penuh agar kasus ini diusut tuntas.
Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tak dikenal saat melintasi Jalan Salemba I, Jakarta, Kamis (12/3) malam.
Akibat kejadian tersebut, Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen di tubuhnya, dengan kondisi paling parah pada bagian mata kanan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus terhadap insiden yang menimpa Andrie. Ia sudah menerima perintah dari Presiden Prabowo Subianto agar kasus ini segera diungkap.
"Saat ini saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional, transparan," kata Sigit di Stasiun Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (15/3).
Sigit memastikan, pengusutan perkara ini akan dilakukan secara scientific crime investigation. Hingga kini, proses pengumpulan alat bukti dan keterangan saksi masih dilakukan.




