BPH Migas pantau distribusi BBM dan avtur jelang mudik Lebaran

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan pemantauan langsung simpul utama distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Aviation Fuel Terminal (AFT) Juanda, Surabaya hingga Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur.

Dalam keterangan di Jakarta, Senin, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan pihaknya juga melakukan monitoring Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) juga dilakukan di sepanjang ruas tol dan non-tol di wilayah Pasuruan, Jember dan Situbondo, serta Integrated Terminal Tanjung Wangi di Banyuwangi.

Berdasarkan hasil peninjauan, stok avtur dinilai memadai untuk mendukung aktivitas penerbangan selama periode mudik. Potensi peningkatan konsumsi avtur juga telah diantisipasi oleh Badan Usaha Penugasan.

"Kami melakukan monitoring persiapan arus mudik Lebaran 1447 H. Mulai dari AFT Juanda, di mana BPH Migas telah memastikan stok avtur di AFT Juanda sampai 24 hari, sehingga cukup aman dan lancar. Ada potensi lonjakan konsumsi avtur sekitar 2-4 persen yang telah diantisipasi oleh Pertamina Group untuk penyediaannya," ujar Wahyudi.

Baca juga: Periode arus mudik, BPH Migas: Stok BBM operasional kereta api aman

Baca juga: Pantau Balongan, BPH Migas pastikan suplai BBM-LPG cukup pada Lebaran

Pemantauan kemudian dilanjutkan ke salah satu SPBU di rest area ruas Tol Pasuruan pada Jumat (13/3). Di lokasi tersebut, konsumsi Biosolar tercatat meningkat jelang pembatasan operasional kendaraan angkutan barang nonsembako menjelang Lebaran.

Wahyudi menyebut terjadi peningkatan konsumsi Biosolar kurang lebih sekitar 20 persen, karena mulai H-7 kendaraan angkutan barang nonsembako tidak diizinkan melakukan kegiatan pengangkutan di jalan tol maupun jalan lintas kota dan kabupaten. Untuk Pertalite tidak ada peningkatan yang signifikan.

Selanjutnya, BPH Migas juga menggelar bimbingan teknis penerbitan Surat Rekomendasi (Surkom) pembelian Jenis BBM Tertentu (JBT) Biosolar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite.

Wahyudi mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Jember yang telah menjalankan regulasi penerbitan Surat Rekomendasi bagi konsumen pengguna, mulai dari sektor usaha mikro, perikanan, pertanian, hingga transportasi dan pelayanan umum.

Masih di Jember, BPH Migas melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu SPBU yang berlokasi di jalur alternatif pada Sabtu (14/3).

Dari hasil pemeriksaan ditemukan potensi penyalahgunaan BBM subsidi sehingga dilakukan penyegelan terhadap SPBU tersebut. Saat ini proses penyelidikan telah dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum.

Wahyudi memastikan pasokan BBM di wilayah sekitar tetap terjaga. Alokasi pasokan BBM dari SPBU yang disegel akan dialihkan ke SPBU terdekat agar masyarakat tetap memperoleh BBM tanpa hambatan.

"BPH Migas bersama Pertamina Patra Niaga akan melakukan realokasi kuota untuk JBT dan JBKP kepada SPBU sekitarnya," kata Wahyudi.

Pada hari Minggu (15/3), Wahyudi meninjau Integrated Terminal (IT) Tanjung Wangi. Dari hasil pemantauan, stok BBM berada pada kisaran lebih dari 30 hari dengan distribusi yang dioptimalkan melalui mobil tangki ke berbagai wilayah.

Pertamina Patra Niaga wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) juga menyiapkan 17 mobil kantong. Untuk jalur Pantura sendiri sudah disiapkan lima titik mobil kantong di sepanjang Banyuwangi hingga Surabaya.

Di sisi pasokan dan distribusi BBM transportasi laut, stok BBM untuk pelayanan PT ASDP Indonesia Ferry (ASDP) sudah diprioritaskan oleh Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, termasuk persiapan mobil tangki dedicated (dikhususkan) untuk menambah stok.

Satuan Tugas (Satgas) Ramadan Idulftri PT Pertamina (Persero) yang berjalan sejak 9 Maret 2026 hingga 1 April 2026 mendatang dinilai telah melakukan penguatan stok, penyiapan jalur distribusi serta sarana dan prasarana bagi masyarakat.

Keandalan pasokan BBM ini diapresiasi oleh Direktur SDM dan Layanan Korporasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ardhi Ekapaty. Ucapan terima kasih disampaikan kepada BPH Migas atas pengaturan kuota yang diberikan untuk transportasi khusus kapal.

"Kondisi sampai dengan saat ini, kendaraan baik dari Gilimanuk maupun dari Ketapang sudah mengalami peningkatan. Sampai sejauh ini, so far so good (berjalan dengan baik) dan untuk kebutuhan BBM terpenuhi," pungkasnya.

Baca juga: Pertamina berangkatkan ojol mudik gratis ke berbagai kota di Jawa

Baca juga: Pertamina pastikan IT Makassar andal pasok BBM Lebaran di Sulawesi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Walkot Semarang Siapkan Betonisasi Masif & Perbaikan Rutin di Jalan Citarum
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Pelaku Penyiraman Cairan Berbahaya Andrie Yunus Diduga Panik dan Sebar Sketsa Wajah Palsu Buatan AI
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Pemerintah Akan Evaluasi Aturan E-Commerce untuk Perkuat Pengawasan
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kemendagri Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok Tetap Terjaga Menjelang Idulfitri 2026
• 2 jam lalusuara.com
thumb
Kapolri Pantau Mudik di Terminal Purabaya: Tinjau Ramp Check hingga Tes Urine Sopir
• 19 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.