Polda Metro: Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras 4 Orang Pakai 2 Motor

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan terbaru penyelidikan kasus penyiraman air keras ke aktivis KontraS, Andrie Yunus, pada Kamis (12/3) malam.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan tim gabungan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat dan Bareskrim Polri, ditemukan fakta bahwa terduga pelaku berjumlah 4 orang, yang pada saat kejadian mengintai pergerakan Andrie Yunus menggunakan 2 sepeda motor.

"Ada 4 orang terduga pelaku menggunakan 2 sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini, lalu mengikuti korban hingga ke Jalan Salemba 1 persimpangan Jalan Talang," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (16/3).

Fakta ini didapatkan penyidik berdasarkan analisa 86 titik kamera CCTV yang tersebar di wilayah Jakarta.

"Kami memperoleh rekaman CCTV dengan gambar yang cukup jelas sehingga sangat membantu proses penyelidikan dan penyidikan," jelasnya.

Melarikan diri ke Jaksel dan Jaktim

Usai menyiramkan air keras ke Andrie, keempat terduga pelaku langsung melarikan diri ke arah yang berbeda. Satu motor berisi 2 pelaku melarikan diri ke arah Jaksel.

"Satu motor OTK (Orang Tak Dikenal) 1 dan OTK 2 ini melawan arus di Jalan Salemba Raya menuju kawasan Senen, lalu ke Jalan Kramat Raya menuju ke wilayah Tugu Tani, lalu ke Stasiun Gondangdia. Dari Stasiun Gondangdia ini mereka menuju wilayah Jakarta Selatan," jelas Iman.

Sementara dua pelaku lain dengan mengendarai satu motor bergerak ke arah Jakarta Timur lalu ke arah Bogor.

"Satu motor lagi OTK 3 dan OTK 4 dari lokasi kejadian yang bersangkutan tidak berputar arah, tapi lurus ke Jalan Pramuka Sari 2 ke Jalan Matraman ke Wilayah Jatinegara lalu ke Jalan Otto Iskandardinata di Jakarta Timur," ungkap Iman.

Salah satu pelaku bahkan sempat mengganti bajunya untuk menghilangkan jejak.

"Dari rekaman CCTV tersebut yang dipadukan dengan alat komunikasi, setelah kejadian salah satu pelaku mengganti pakaian dalam pelariannya, dan mereka berpencar ke wilayah Kalibata, Ragunan, dan wilayah Bogor," kata Iman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan Israel-AS Pascawafatnya Khamenei
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
NasDem Konsolidasi Kader di Takalar, Target Tambah Kursi DPR RI
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Viral CCTV Penyiraman Aktivis KontraS, Kompolnas: Polisi Harus Bongkar Pelakunya
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Trump Ajak China di Selat Hormuz: Jumlah Rudal Iran Sudah Sangat Sedikit
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Emas UBS dan Galeri24 Kompak Stabil Senin Pagi
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.