Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, mencapai hingga 8 kilometer pada Senin (16/3) pagi. Kepadatan terjadi akibat tingginya volume kendaraan pemudik yang hendak menyeberang menuju Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur.
Berdasarkan laporan petugas di lapangan sekitar pukul 08.30 WITA, antrean kendaraan menuju pelabuhan datang dari dua arah, yakni jalur Singaraja dan jalur Denpasar.
Dari arah Singaraja, ekor antrean terpantau berada di sekitar Masjid Sumber Kelampok atau sekitar 6 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk. Sementara dari arah Denpasar, antrean kendaraan tercatat lebih panjang.
“Dan kami informasikan untuk ekor antrean yang dari arah jalur Denpasar, ekor terakhir berada di Pura Tirta Segara Rupek dengan jarak 8 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk,” jelas petugas dalam laporan video yang diterima dari Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal.
Untuk mengurai kepadatan, petugas di lapangan melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas. Salah satunya dengan menarik kendaraan kecil agar langsung diarahkan masuk ke kantong parkir kargo di area pelabuhan sehingga tidak menumpuk di jalur antrean utama.
Faizal menjelaskan bahwa kepolisian bersama instansi terkait juga terus melakukan pengaturan lalu lintas di jalur menuju pelabuhan.
“Personel Ditlantas Polda Bali bersama Polres Jembrana melaksanakan pengaturan dan rekayasa lalu lintas pada jalur antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk guna menjaga kelancaran arus kendaraan,” ujar Faizal.
Ia menambahkan, petugas juga ditempatkan di sejumlah titik kepadatan untuk melakukan pengaturan sekaligus memberikan imbauan kepada para pengguna jalan.
Selain itu, koordinasi dilakukan secara intensif dengan sejumlah pihak seperti ASDP, KSOP, TNI, UPP, BPTD, dan Dinas Perhubungan untuk mengatur kendaraan yang masuk ke area pelabuhan.
Saat ini operasional penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk dilayani oleh 32 unit kapal. Dua di antaranya menerapkan pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) di Pelabuhan Ketapang guna mempercepat proses bongkar muat serta mengurai antrean kendaraan.
Korlantas juga menerapkan penyekatan bagi kendaraan sumbu tiga ke atas di wilayah Denpasar, Badung, dan Tabanan. Kendaraan tersebut diarahkan menuju buffer zone untuk menjalani sistem penundaan perjalanan (delay system) agar beban kendaraan menuju Gilimanuk dapat berkurang.
Polisi turut mengimbau para pemudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan serta mengikuti arahan petugas di lapangan agar arus kendaraan menuju pelabuhan dapat bergerak lebih lancar.
Sebelumnya, kepadatan kendaraan terjadi di kawasan Gilimanuk, Bali. Antrean kendaraan dilaporkan mencapai sekitar 31 kilometer. Polda Bali telah melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai antrean tersebut, termasuk menerapkan sistem penundaan (delay system) dengan memanfaatkan sejumlah buffer zone yang telah dipersiapkan.





