Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diduga Aktor Terlatih, Polisi: Pelaku Memiliki Ketenangan

suara.com
4 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menduga pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus (KontraS) adalah personel terlatih berdasarkan analisis pergerakan tenang.
  • Pelaku diduga berjumlah empat orang, bergerak terstruktur menggunakan dua motor, dan melarikan diri berpencar setelah menyerang di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.
  • Penyidik menganalisis 86 titik CCTV dan memastikan foto pelaku yang beredar di medsos adalah hoaks hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).

Suara.com - Polda Metro Jaya menduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus merupakan sosok yang terlatih. Dugaan itu muncul setelah polisi menganalisis pola pergerakan para pelaku sebelum dan sesudah serangan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan indikasi tersebut terlihat dari cara para pelaku bergerak dan menjalankan aksinya dengan tenang.

"Apakah jaringannya sudah terlatih? Selama beberapa hari kami melakukan analisa digital, kami melihat perjalanan para pelaku ini memang memiliki ketenangan," ujar Iman saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/3).

Menurut Iman, berdasar hasil analisis digital para pelaku nampak bergerak secara terstruktur dari satu titik ke titik lain menjelang kejadian.

"Dalam melakukan apa perjalanan dari mulai satu titik ke titik yang lain pada saat menjelang-menjelang kejadian," ungkapnya.

Ia menambahkan para pelaku juga tidak menunjukkan kepanikan setelah melakukan penyiraman air keras terhadap korban. Mereka langsung meninggalkan lokasi menggunakan dua sepeda motor dan melarikan diri melalui rute yang berbeda.

"Kemudian pasca kejadian mereka dari dua motor ini masing-masing dengan kecepatan atau perilaku yang lebih dari yang sebelumnya ya," tuturnya.

Jejak Pelarian Pelaku

Dalam penyelidikan kasus ini, polisi telah menelusuri pergerakan para pelaku melalui rekaman kamera pengawas di sejumlah titik di Jakarta.

Baca Juga: Sempat Terkecoh Foto AI Pelaku Kasus Andrie Yunus di Medsos, Habiburokhman Minta Polri Counter Hoaks

Berdasarkan hasil analisis, pelaku diduga berjumlah empat orang yang menggunakan dua sepeda motor. Mereka mengikuti pergerakan korban sebelum melakukan serangan di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.

Setelah kejadian, para pelaku melarikan diri dan berpencar ke beberapa arah. Dua pelaku kabur menuju kawasan Senen hingga Gondangdia sebelum bergerak ke Jakarta Selatan.

Sementara dua pelaku lainnya melarikan diri melalui Matraman hingga Jatinegara menuju wilayah Jakarta Timur.

Penyidik juga menemukan indikasi salah satu pelaku sempat mengganti pakaian saat melarikan diri untuk menghilangkan jejak.

Untuk mengungkap kasus tersebut, polisi telah menganalisis rekaman dari 86 titik kamera pengawas dengan total 2.610 video berdurasi sekitar 10.320 menit.

Di sisi lain, polisi juga memastikan foto yang beredar di media sosial dan disebut menampilkan pelaku merupakan hoaks hasil rekayasa AI. Foto tersebut diduga sengaja disebarkan untuk mengaburkan proses penyelidikan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Media Jerman Tak Habis Pikir Kevin Diks Jadi Kapten, hingga Prediksi Starting XI Timnas Indonesia di Laga Debut John Herdman
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Jelang Lebaran, ASDP Catat 126.276 Pemudik Tinggalkan Jakarta Menuju Sumatera
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Pihak Teddy Pardiana Sebut Sule Sempat Ajukan Penetapan Ahli Waris, tapi Ditolak
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Komnas HAM Belum Temukan Bukti Baru Selain Video CCTV Viral Kasus Andrie Yunus
• 21 jam laludisway.id
thumb
Menjaga Makna Profesor Emeritus
• 16 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.