JAKARTA, KOMPAS.com — Kepadatan pengunjung di Pasar Tanah Abang menjelang Lebaran membuat sebagian warga khawatir menjadi sasaran pencopet.
Salah satu pengunjung, Nirmala (23), mengaku khawatir barang bawaannya menjadi sasaran pencopet ketika berada di tengah kerumunan.
Hal itu dirasakan Nirmala saat melintas di Jembatan Penyeberangan Multiguna Tanah Abang pada Senin (16/3/2026).
“Takut tasnya disilet copet. Kita kalau lagi desak-desakan begini ini tidak sadar ya, tahu-tahu tas sudah bolong,” ucap Nirmala, Senin.
Baca juga: Jembatan Penghubung Pasar Tanah Abang Padat Pengunjung, Butuh 20 Menit untuk Lewat
Menurut Nirmala, ia sulit mengawasi barang bawaan miliknya karena situasi jalan yang penuh sesak.
“Dompet bisa dimasukkan ke dalam tas. Tapi tasnya kadang disilet kalau jalanan penuh, dempet-dempetan jadi suka tidak sadar,” kata dia.
Kekhawatiran serupa juga dirasakan pengunjung lain, Dedi (41).
Kondisi Tanah Abang yang berdesakan, membuat orang harus lebih waspada menjaga barang bawaan mereka.
“Kalau lagi ramai begini kita harus lebih hati-hati. Soalnya orangnya banyak banget, kadang juga saling dorong pas jalan,” kata Dedi.
Baca juga: Halte Transjakarta di Tanah Abang Jadi Lorong Jualan Pedagang Jelang Lebaran
Dedi mengaku tidak ingin membawa barang terlalu banyak saat datang ke sentral pasar terbesar di Jakarta itu.
“Bawa uang aja secukupnya, terus plastik dari rumah biar tidak beli lagi,” kata Dedi.
Berdasarkan pemantauan Kompas.com di jalur pejalan kaki yang menghubungkan Stasiun Tanah Abang dengan Central Tanah Abang, arus pengunjung terlihat sangat padat.
Di Jembatan Penyeberangan Multiguna Tanah Abang, pengunjung berjalan berdesakan dari dua arah.
Beberapa pengunjung bahkan harus berjalan sangat pelan mengikuti arus di depan mereka.
Baca juga: Polisi Tangkap 4 Pengedar Obat Keras Ilegal di Sekitar Stasiun Tanah Abang
Kompas.com mencoba berjalan dari titik Stasiun Tanah Abang menuju Central Tanah Abang sekitar pukul 12.14 WIB.
Dalam kondisi normal, jarak tersebut biasanya bisa ditempuh sekitar dua hingga tiga menit.
Namun karena ramainya pengunjung yang hendak berbelanja kebutuhan Lebaran, perjalanan di atas jembatan itu memakan waktu jauh lebih lama.
Kompas.com baru tiba di Central Tanah Abang sekitar pukul 12.34 WIB. Artinya, untuk mencapai sisi Central Tanah Abang, perjalanan harus ditempuh sekitar 20 menit.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




