Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Rp 100 M bagi Korban Bencana Sumatera

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyerahkan bantuan sosial (bansos) bagi korban bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Seremoni penyerahan bantuan berlangsung secara hybrid dari Pendopo Bupati Aceh Timur, Aceh, Senin (16/3/2026).

Total bansos yang diserahkan mencapai Rp 100.975.850.000. Bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana. Penyalurannya dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

Rincian bansos tersebut meliputi Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) bagi 7.643 kepala keluarga (KK) senilai Rp 38.215.000.000. Selain itu, pemerintah juga menyerahkan bantuan jaminan hidup (jadup) bagi 28.831 jiwa sebesar Rp 38.921.850.000 untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak selama tiga bulan.

Tidak hanya itu, pemerintah juga memberikan bantuan isi hunian atau perabot rumah tangga bagi 7.643 KK dengan total nilai Rp 22.929.000.000. Pemerintah turut menyerahkan santunan kepada ahli waris bagi 60 jiwa dengan nilai Rp 900.000.000, serta santunan bagi korban luka berat untuk dua jiwa dengan total Rp 10.000.000. Selain Kemensos, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga menyerahkan 2.000 paket peralatan rumah tangga kepada masyarakat Kabupaten Aceh Timur.

Tito berharap, selain membantu penanganan pascabencana, bantuan tersebut dapat memulihkan perekonomian masyarakat terdampak. Terlebih, pascabencana pertumbuhan ekonomi seperti di Provinsi Aceh masih belum sepenuhnya pulih. Karena itu, diperlukan berbagai upaya pemulihan, termasuk melalui penyaluran bansos.

Ia mengatakan, pemerintah telah memberikan berbagai bantuan untuk mempercepat pemulihan. Hal ini seperti bantuan untuk masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan, baik ringan, sedang, maupun berat. Pemerintah juga menambah dana Transfer ke Daerah (TKD) ke seluruh daerah di tiga provinsi terdampak dengan total Rp10,6 triliun.

Tito menegaskan, pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya pemulihan terhadap daerah terdampak. “Sambil kita melakukan perbaikan-perbaikan, usaha-usaha yang lainnya, semua bidang,” ujarnya.

Sementara itu, Mensos Saifullah Yusuf berharap penerima manfaat dapat menggunakan bantuan tersebut sesuai dengan peruntukannya. Bantuan ini diberikan berdasarkan data yang dilaporkan oleh pemerintah daerah (Pemda).

“Tentu datanya dinamis akan bertambah terus. Kementerian Sosial secara bertahap akan menyalurkan data-data yang sudah terverifikasi. Sesuai arahan Pak Mendagri makin cepat makin baik,” jelasnya.

Turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Timur, serta pejabat terkait lainnya. Hadir pula secara daring perwakilan dari Provinsi Sumut dan Sumbar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MK Perintahkan Revisi UU Uang Pensiun Eks Pejabat Negara, Begini Dampaknya!
• 3 jam laluharianfajar
thumb
One Battle After Another Jadi Pemenang Utama, Berikut Daftar Lengkap Pemenang Oscar 2026
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
ASII dan ADRO Umumkan Rencana Buyback saat Pasar Bergolak, Cek Prospek Sahamnya
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Prabowo: Perang AS-Israel terhadap Iran Membingungkan dan Tidak Rasional
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Wamendagri Sebut Musrenbang Kunci Perencanaan Pembangunan Daerah
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.