Hashim Ungkap Ditawari 1.000 Apartemen oleh Pengusaha yang Dibangun di Lahan Negara

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Hashim Djojohadikusumo mengaku pernah mendapatkan tawaran 1.000 unit apartemen yang akan dibangun pihak swasta di lahan milik negara.

Hashim Ungkap Ditawari 1.000 Apartemen oleh Pengusaha yang Dibangun di Lahan Negara. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Adik Kandung Presiden Prabowo Subianto sekaligus Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, mengaku pernah mendapatkan tawaran menggiurkan berupa unit apartemen yang akan dibangun oleh pihak swasta dengan memanfaatkan lahan strategis milik negara.

Hashim menyebut tawaran yang datang saat itu diberikan 500-1.000 unit apartemen untuk di jual dengan harga pasar. Sehingga, ketika lokasi apartemen tersebut cukup strategis dari pusat kota maupun simpul transportasi, praktis punya harga yang fantastis.

Baca Juga:
Perubahan Iklim Kian Nyata, Hashim Sebut Tanggul Laut Raksasa Harus Segera Dibangun

"Ada yang bilang ke saya, Pak Hasyim, kita bisa untung lho. Di tempat-tempat strategis, Pak Hasyim bisa minta jatahan 1.000 apartemen, 500 apartemen. Nanti jual kita bisa dapat keuntungan lima kali. Ada yang ngomong begitu," ujarnya dalam acara groundbreaking Rusun PT KAI di Manggarai, Senin (16/3/2026).

Hashim menegaskan setiap aset negara seperti tanah maupun bangunan, baik di lokasi strategis atau tidak, sama-sama milik rakyat. Sehingga harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Salah satu contohnya dengan membangun rumah subsidi, yang terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga:
Hashim Sebut Prabowo Marah Besar Saat IHSG Jatuh, Singgung Soal Kehormatan Negara

"Pak Prabowo sudah katakan beberapa kali, di depan saya dan di tempat lain, bahwa tanah milik BUMN itu adalah tanah milik rakyat Indonesia, sehingga tanah itu tidak boleh dijual dengan harga pasar," katanya. 

Ia mengaku, banyak pihak yang mau mencoba mengambil keuntungan dengan cara memanfaatkan aset-aset negara untuk tujuan komersial. Namun demikian, Hashim menegaskan bahwa aset negara wajib digunakan untuk kepentingan bersama. 

Baca Juga:
Lippo Cikarang (LPCK) Hibahkan 31,3 Hektare Lahan Meikarta untuk Program 3 Juta Rumah

"Itu khusus subsidi perumahan, sudah petunjuk begitu. Karena terus terang saja, ada pihak yang mau ambil keuntungan dengan memanfaatkan nilai pasar dan sebagainya," kata dia.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Antrean Kendaraan Lebih dari 30 Km di Gilimanuk, ASDP Percepat Bongkar Muat
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Jaga Pasokan Domestik, RI Buka Peluang Impor Minyak dari Brunei
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Demokrat: Potong Gaji Menteri dan Anggota DPR Bisa jadi Opsi Selamatkan APBN
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Anomali Lelang KPK, Mengapa Dua HP OPPO Harga Rp73 Ribu Bisa Terjual Rp59 Juta?
• 10 jam lalusuara.com
thumb
Digugat Cerai Wardatina Mawa, Hubungan Insanul Fahmi dan Inara Rusli Kini Renggang
• 6 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.