Gol tunggal kemenangan Lazio dicetak oleh Gustav Isaksen setelah memanfaatkan umpan panjang Adam Marusic. Kekalahan ini menjadi antiklimaks bagi Milan yang sebelumnya memiliki momentum besar usai memenangi Derby della Madonnina. Kini, posisi Milan di peringkat kedua terancam oleh Napoli yang hanya terpaut satu poin.
"Setelah kemenangan atas Inter, banyak orang bicara Scudetto. Namun, dalam hidup kita harus realistis. Target utama kami adalah lolos ke Liga Champions.” ujar Allegri kepada DAZN.
Baca Juga :
Lazio vs AC Milan 1-0: Rossoneri Terpeleset, Inter Milan Makin Dingin di Puncak Klasemen!“Saya pikir kami membuat terlalu banyak kesalahan teknis di babak pertama dan memberi lawan terlalu banyak kesempatan untuk melakukan serangan balik. Setelah babak kedua dimulai, kami meningkatkan intensitas dan memiliki banyak peluang bagus, tetapi tidak mampu memanfaatkannya," sambungnya.
Ketegangan sempat mewarnai laga saat Rafael Leao ditarik keluar pada menit ke-68. Pemain asal Portugal tersebut tampak emosional, berjalan lambat meninggalkan lapangan, hingga menolak jabatan tangan sang pelatih. Allegri mengonfirmasi bahwa kemarahan Leao dipicu oleh rasa frustrasi di lapangan, bukan masalah personal.
"Leao sedikit kesal karena merasa seharusnya mendapat umpan yang lebih baik dalam beberapa situasi. Hal seperti ini lumrah terjadi dalam pertandingan tensi tinggi," jelas mantan pelatih Juventus tersebut.
Dengan hasil ini, Milan kini harus segera melakukan evaluasi total guna mengamankan posisi di empat besar klasemen akhir. (Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





