JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi tengah menelusuri jejak terduga penyiram air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus lewat helm pelaku yang ditemukan di sekitar lokasi.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanudin mengatakan, pihaknya juga menemukan wadah yang diduga digunakan menampung air keras.
“Kami sangat berharap nanti hasil dari uji laboratorium forensik tersebut mudah-mudahan ditemukan sidik jari dan DNA dari pelaku yang menempel di helm,” kata Iman dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (16/3/2026).
Baca juga: Polisi Temukan Helm Milik Penyiram Air Keras Andrie Yunus di Jalan Salemba
Helm itu ditemukan oleh seorang anggota Babinkamtibmas setempat. Belum diketahui apakah helm tersebut sengaja dibuang pelaku atau terjatuh.
Dari temuan helm ini, polisi memetakan pergerakan pelaku. Ribuan video CCTV dikumpulkan untuk dianalisis.
Pergerakan pelaku tampak sampai ke Kalibata, Ragunan, di Jakarta Selatan hingga Bogor.
“Dengan durasi 10.320 menit, kami membutuhkan waktu cukup beberapa hari ini dalam menganalisa digital terhadap video rekaman CCTV yang ada di sepanjang jalur yang dilintasi oleh pelaku,” kata Iman.
Penelusuran ini dilakukan untuk menguatkan dugaan terhadap keempat pelaku yang tertangkap kamera CCTV di sekitar TKP.
Sebelumnya diberitakan, Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tidak dikenal saat sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I-Talang, Senen, Jakarta Pusat.
Saat melintas di lokasi, dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor diduga Honda Beat keluaran tahun 2016 hingga 2021 menghampiri korban dari arah berlawanan di Jalan Talang (Jembatan Talang).
Baca juga: Pelaku Sebarkan Foto Manipulasi AI Penyiram Air Keras Andrie Yunus karena Panik
Pelaku pertama yang bertindak sebagai pengendara mengenakan kaus kombinasi putih-biru, celana gelap yang diduga berbahan jeans, serta helm berwarna hitam.
Sementara itu, pelaku kedua yang duduk di belakang mengenakan penutup wajah atau masker menyerupai buff berwarna hitam yang menutupi setengah wajah, kaos biru tua, serta celana panjang biru yang dilipat hingga pendek dan diduga berbahan jeans.
Salah satu pelaku kemudian menyiramkan air keras ke arah korban hingga mengenai sebagian tubuh korban.
Andrie mengalami luka bakar pada tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta mata.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




