Jelang Mudik Lebaran, Pakar Ingatkan Pentingnya Asuransi

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, menilai dana darurat dan perlindungan asuransi seharusnya tidak bergantung pada Tunjangan Hari Raya (THR). Dana tersebut sebaiknya disiapkan secara rutin dari pendapatan bulanan agar kondisi keuangan rumah tangga tetap stabil.

“Seharusnya dana darurat dan asuransi, baik kesehatan maupun jiwa, tidak berasal dari THR yang pembagiannya hanya satu tahun sekali. Namun harusnya bisa dialokasikan setiap bulan,” ujar Nailul Huda kepada Warta Ekonomi, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, ketergantungan pada THR untuk membangun perlindungan finansial berisiko karena sifatnya tidak berkelanjutan. Jika dana darurat dan proteksi mengandalkan THR, kondisi keuangan bisa saja tidak siap ketika menghadapi kebutuhan mendesak.

Sejalan dengan itu, Financial Planner Mitra Rencana Edukasi, Mike Rini, menilai masyarakat perlu menempatkan perlindungan finansial sebagai prioritas dibandingkan pengeluaran konsumtif saat momentum Lebaran. Pasalnya, tingginya mobilitas selama Hari Raya dapat meningkatkan potensi risiko kesehatan maupun kecelakaan.

“Pada saat mudik mobilitas kita pasti sangat tinggi. Di sini risiko kesehatan dan kecelakaan jelas meningkat,” katanya.

Karena itu, ia menekankan bahwa perlindungan asuransi menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga stabilitas keuangan ketika terjadi risiko, terutama saat aktivitas perjalanan meningkat selama libur Lebaran.

“Memiliki perlindungan asuransi jauh lebih penting dalam hal ini daripada menambah koleksi baju baru. Ini hanya contoh untuk menunjukkan mana yang menjadi prioritas,” ujarnya.

Baca Juga: Cara Mengatur THR Agar Keuangan Tetap Aman Setelah Lebaran

Baca Juga: Apa Kata Pramono soal Keluhan Potongan Pajak THR hingga Rp2 Juta?

Baca Juga: 43% Masyarakat Alokasikan THR untuk Perawatan Diri, usmile Hadirkan Layanan Kesehatan Gigi Gratis di Tangerang Selatan

Selain itu, adanya perlindungan dasar seperti program BPJS Kesehatan dinilai penting. Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat untuk memastikan status kepesertaan BPJS tetap aktif sebelum melakukan perjalanan mudik.

“Contohnya yang biasanya wajib dimiliki adalah asuransi kesehatan. Minimal Anda harus memiliki asuransi kesehatan dari BPJS. Pastikan sebelum berangkat BPJS-nya aktif dan iurannya sudah lunas,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
EJAE, Audrey Nuna, dan Rei Ami Tampil Perdana di Oscars 2026 dengan Tema "Golden"
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Habiburokhman: Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Bentuk Perlawanan terhadap Komitmen Prabowo pada HAM
• 4 jam laludisway.id
thumb
Tegur Pemuda Pesta Miras, Anggota Satpol PP di Banyuwangi Malah Dikeroyok
• 17 jam laludetik.com
thumb
H-6 Lebaran, Kedatangan Penumpang di Stasiun Purwokerto Capai 7 Ribu Orang
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Meta Berencana PHK Besar-besaran Demi Investasi AI
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.