Luna Maya Ungkap Adegan Ekstrem Tanpa Pemeran Pengganti di Film Suzzanna

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Film horor terbaru berjudul Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa siap meramaikan layar bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026. Film ini menjadi karya terbaru dari Soraya Intercine Films yang diproduseri oleh Sunil Soraya.

Film ini juga menandai kembalinya Luna Maya memerankan karakter ikonik Suzzanna dalam adaptasi waralaba tersebut. Menariknya, ini menjadi pertama kalinya film Suzzanna versi Luna Maya hadir di momen libur Lebaran.

Produser Sunil Soraya mengatakan film ini menghadirkan pengalaman horor yang berbeda dari seri sebelumnya. Menurutnya, film ini menawarkan konsep horor kolosal dengan visual megah serta cerita yang lebih kompleks.

“Di film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, kami menghadirkan tontonan horor yang belum pernah ada sebelumnya dari IP Suzzanna. Film ini memiliki nilai hiburan yang besar sekaligus menyampaikan pesan moral,” ujar Sunil.

Luna Maya Lakukan Adegan ekstrem

Dalam film ini, Suzzanna diceritakan sebagai perempuan yang menyimpan dendam terhadap Bisman, penguasa desa yang menyebabkan ayahnya meninggal dunia. Peristiwa tersebut membuat Suzzanna mempelajari ilmu santet untuk membalas dendam.

Namun perjalanan tersebut menjadi semakin rumit ketika Suzzanna bertemu dengan Pramuja, pria taat agama yang kemudian jatuh cinta padanya.

Selain Luna Maya, film ini juga dibintangi oleh Reza Rahadian yang berperan sebagai Pramuja dan Clift Sangra sebagai Bisman. Sejumlah aktor lain yang turut bergabung di antaranya Djenar Maesa Ayu, Iwa K, Adi Bing Slamet, hingga Nunung.

Luna Maya mengaku menikmati proses syuting film tersebut karena ceritanya yang memadukan berbagai genre, mulai dari horor, drama, hingga komedi.

“Di film ini ceritanya sangat kaya. Ada komedi, drama, romance, bahkan action. Jadi rasanya seperti kehidupan sehari-hari yang kadang membuat kita tertawa, kadang sedih,” kata Luna.

Aktris berusia 42 tahun itu juga menunjukkan dedikasinya selama proses produksi. Ia harus menjalani proses tata rias prostetik hingga empat jam dan bahkan melakukan sejumlah adegan ekstrem tanpa pemeran pengganti.

Salah satunya ketika ia harus melakukan adegan tenggelam di arus sungai yang membuatnya sempat tidak muncul ke permukaan selama beberapa menit.

“Menurut aku film ini benar-benar grande. Saat ditonton di libur Lebaran, rasanya seperti disuguhkan tontonan yang meledak-ledak,” tambahnya.

Sementara itu, Reza Rahadian menilai film ini tidak hanya menghadirkan horor, tetapi juga menyentuh isu sosial yang relevan.

“Film ini berbicara tentang relasi manusia, isu kelas sosial, hingga penyalahgunaan kekuasaan. Ini langkah berani dalam mengangkat cerita Suzzanna dengan pendekatan yang lebih luas,” ujar Reza.

Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis dengan naskah yang ditulis oleh Ferry Lesmana, Jujur Prananto, dan Sunil Soraya.

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Maret 2026 dan diharapkan menjadi salah satu tontonan pilihan selama libur Lebaran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Zodiak yang Dikenal Nggak Pandai Berbohong
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Harga Komoditas: Minyak Mentah dan CPO Naik, Batu Bara-Timah Kompak Melemah
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
49 Titik Panas Muncul di Riau, Kemenhut Kerahkan Manggala Agni Amankan Jalur Mudik Sumatera
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pasar Keuangan Tertekan Jelang Libur Panjang
• 11 jam lalukompas.id
thumb
Transformasi Layanan Perbankan Dipercepat via Modernisasi Operasional
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.