Pekalongan, ERANASIONAL.COM – Perumda Tirtayasa Kota Pekalongan memastikan pelayanan air bersih kepada pelanggan tetap optimal menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Upaya ini diperkuat dengan penambahan pasokan air dari PT Tirta Utama Jawa Tengah (TUJD).
Direktur Perumda Tirtayasa, Muhammad Affan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi untuk meningkatkan debit air guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.
“Pelayanan menjelang lebaran sudah kami optimalkan dari semua sumber produksi. Kami meminta tambahan pasokan air dari PT TUJD, dari semula 150 liter per detik menjadi 180 liter per detik,” ujar Affan usai kegiatan buka puasa bersama di kantornya, Senin (16/3/2026) kepada eranasional.com.
Penambahan pasokan tersebut dijadwalkan mulai mengalir pada 19 Maret 2026. Dengan adanya tambahan debit ini, diharapkan distribusi air ke rumah pelanggan dapat berjalan normal tanpa kendala selama masa lebaran hingga syawalan.
Penjelasan Terkait Gangguan Layanan
Menanggapi keluhan pelanggan dalam sepekan terakhir, Affan menjelaskan bahwa hal tersebut bukan disebabkan oleh kerusakan pompa, melainkan adanya agenda inspeksi wajib dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah.
“Ada inspeksi dari Dinas ESDM Jateng yang mengharuskan satu sumur dimatikan selama tiga hari secara bergantian. Total ada delapan sumur yang diinspeksi dan dijadwalkan selesai pada 17 Maret besok,” jelasnya.
Selama masa inspeksi, beberapa wilayah seperti Kandang Panjang, Perumahan Pesona, dan Salam Manis sempat mengalami gangguan. Untuk mengantisipasi hal ini, Perumda Tirtayasa telah melakukan langkah darurat berupa dropping air menggunakan armada tangki ke wilayah terdampak.
Antisipasi Air Keruh
Terkait kondisi air yang terkadang keruh saat pertama kali mengalir, Affan menyebut hal itu merupakan dampak teknis pasca-penghentian produksi sementara untuk keperluan inspeksi.
“Tarikan pertama dari pompa memang biasanya agak keruh. Kami selalu melakukan flushing atau pengurasan, namun kemungkinan masih ada sisa endapan di pipa distribusi. Kami targetkan setelah tanggal 17 Maret ini, semua kembali normal,” pungkasnya. (em-aha)





