HARIAN FAJAR, MAKASSAR — PLN UID Sulselrabar memberangkatkan 500 pemudik dari Makassar melalui program Mudik Aman Berbagi Harapan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Program yang merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) BUMN tersebut digelar di Pelabuhan Soekarno–Hatta Makassar, Minggu 15 Maret 2026 dengan tujuan Surabaya dan Baubau menggunakan kapal laut.
Salah satu peserta mudik, Tina (47), mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia bersama suami dan anaknya mengikuti perjalanan mudik menuju Surabaya.
“Saya sudah 26 tahun merantau di Makassar. Kami sangat berterima kasih kepada PLN atas mudik gratis ini karena sangat membantu ekonomi masyarakat,” ujar Tina.
Peserta lainnya, Tarmin (52), yang akan melanjutkan perjalanan ke Sukoharjo melalui Surabaya, juga menyampaikan apresiasinya.
“Terima kasih PLN atas mudiknya tahun ini. Kami juga mendapatkan merchandise lengkap. Semoga tahun depan ada lagi,” katanya.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang hadir dalam seremoni pelepasan menyampaikan apresiasi kepada PLN atas konsistensinya menjalankan program mudik gratis bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada PLN yang rutin menyelenggarakan program mudik gratis. Bakti dan kepedulian sosial ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam praktik gotong royong sekaligus tanggung jawab sosial perusahaan untuk membantu masyarakat agar mudik lebih aman dan nyaman,” kata Edyansyah.
Ia menjelaskan program Mudik Bersama BUMN yang dijalankan PLN UID Sulselrabar telah berlangsung sejak 2019. Dalam periode tersebut, PLN telah memberangkatkan sekitar 2.100 pemudik menggunakan moda transportasi laut dan bus.
Pada tahun ini, PLN memberangkatkan 415 pemudik untuk rute Makassar–Mamuju menggunakan kapal laut, sementara 85 pemudik menuju Baubau dijadwalkan berangkat pada Kamis, 19 Maret 2026.
“Minat masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti program tahunan ini. Kami berharap seluruh peserta dapat melakukan perjalanan dengan aman dan segera berkumpul bersama keluarga di kampung halaman,” ujar Edyansyah.
Selain program mudik, PLN juga memastikan kesiapan layanan kelistrikan selama periode Lebaran. PLN UID Sulselrabar menyiagakan 2.315 personel yang tersebar di 73 posko siaga untuk menjaga keandalan pasokan listrik.
“Petugas kami siaga 24 jam. Jika terjadi gangguan listrik, masyarakat dapat melapor melalui aplikasi PLN Mobile agar cepat ditangani,” katanya.
Untuk mendukung pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan mudik, PLN juga menyiapkan 69 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 53 lokasi strategis di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Seluruh fasilitas tersebut dilengkapi personel siaga selama 24 jam.(edo)





