Respons Messi Usai Finalissima 2026 Batal Akibat Perang Amerika Vs Iran

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, dikabarkan kecewa setelah laga Finalissima 2026 resmi dibatalkan. Mega duel yang seharusnya mempertemukan Argentina dengan Timnas Spanyol itu dianggap Messi sebagai ujian penting menjelang Piala Dunia 2026.

Menurut laporan ESPN, Messi sebenarnya sangat menantikan pertandingan tersebut karena ingin menjadikannya sebagai tolok ukur kekuatan Argentina sebelum tampil di Piala Dunia.

Baca Juga :
Joan Laporta Kembali Berkuasa di Barcelona hingga 2031
Resmi, Duel Lionel Messi Vs Lamine Yamal di Finalissima Resmi Batal

“Kapten Argentina Lionel Messi merasa kecewa setelah pembatalan Finalissima karena menganggap laga itu sebagai kesempatan kompetitif yang sangat penting,” tulis laporan ESPN mengutip sumber internal.

Disebutkan pula bahwa bintang Inter Miami itu tidak terlibat dalam proses diskusi yang akhirnya membuat pertandingan tersebut dibatalkan.

Duel Juara Benua Batal Digelar

Finalissima 2026 sejatinya akan mempertemukan Argentina sebagai juara Copa America 2024 dengan Spanyol yang merupakan kampiun Euro 2024.

Pertandingan prestisius itu awalnya dijadwalkan berlangsung di Qatar pada 27 Maret 2026. Namun rencana tersebut akhirnya gagal terlaksana karena situasi keamanan di Timur Tengah yang memanas.

Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran membuat kondisi kawasan Teluk tidak stabil. Gangguan wilayah udara serta pembatasan perjalanan menjadi alasan utama pembatalan pertandingan.

Dalam pernyataan resminya, UEFA mengaku sangat menyesalkan situasi yang membuat duel besar tersebut tidak bisa digelar.

“UEFA dan penyelenggara sangat kecewa karena situasi dan waktu yang ada telah menggagalkan kesempatan dua tim besar ini memperebutkan trofi bergengsi di Qatar,” tulis UEFA.

Opsi Alternatif Ditolak

Sebelum pembatalan diputuskan, UEFA sebenarnya telah menawarkan beberapa opsi agar Finalissima tetap bisa dimainkan.

Salah satunya adalah menggelar pertandingan di Santiago Bernabéu dengan pembagian kapasitas suporter 50-50 untuk Argentina dan Spanyol.

Opsi lain adalah memainkan laga dalam dua leg, yakni di Madrid pada 27 Maret dan leg kedua di Buenos Aires pada jeda internasional berikutnya sebelum turnamen besar selanjutnya.

Namun federasi sepak bola Argentina, Asociación del Fútbol Argentino, menolak tawaran tersebut. Mereka bahkan mengusulkan agar pertandingan digelar setelah Piala Dunia, tetapi jadwal Spanyol tidak memungkinkan.

UEFA juga sempat menawarkan tanggal alternatif pada 30 Maret, namun opsi itu kembali ditolak.

Baca Juga :
Adu Mulut 2 Calon Presiden Barcelona, Erling Haaland dan Lionel Messi Diseret
Gempar, Presiden Barcelona Bongkar Alasan Lionel Messi Gagal Comeback
Pedas, Sindiran Joan Laporta Usai Disebut Xavi Jadi Penyebab Lionel Messi Gagal Comeback ke Barcelona

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Besok Peserta Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026 Berangkat dari Monas, Ini Ketentuan Bawaan
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Atalia Praratya Dukung Regulasi Pembatasan AI dan Media Sosial untuk Lindungi Anak di Era Digital
• 12 jam lalupantau.com
thumb
THR PPPK Paruh Waktu di Daerah Ini Cair Satu Kali Gapok, Jutaan Lho
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Libur Nyepi 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Resminya di Sini
• 16 jam laludisway.id
thumb
Di Balik Tren Generative AI yang Viral, Ada Biaya yang Jarang Kita Pikirkan
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.