Penulis: Alfin
TVRINews, Jakarta
Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Yulisman, menyambut baik percepatan pengembangan Proyek Gas Abadi Blok Masela oleh pemerintah bersama operator INPEX Corporation.
Kesepakatan terbaru antara pemerintah dan INPEX mencapai nilai investasi sekitar US$20 miliar atau lebih dari Rp339 triliun. Pertemuan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dengan CEO INPEX di Tokyo menjadi momentum penting menuju tahap keputusan investasi akhir (Final Investment Decision/FID).
“Kami menyambut baik langkah pemerintah yang terus mendorong percepatan pengembangan Blok Masela. Kesepakatan investasi bersama INPEX senilai sekitar US$20 miliar merupakan sinyal positif bahwa proyek strategis nasional ini semakin mendekati tahap realisasi,” ujar Yulisman, Senin, 16 Maret 2026.
Proyek Masela dipandang strategis karena lapangan gas ini berpotensi menghasilkan LNG sekitar 9 juta ton per tahun, menjadi salah satu sumber pasokan gas utama bagi kebutuhan energi dan industri nasional.
Yulisman menilai percepatan tahapan teknis, seperti penyelesaian Front End Engineering Design (FEED) dan rencana tender Engineering Procurement Construction (EPC) pada 2026, menjadi kunci agar proyek yang telah direncanakan sejak lama segera memasuki tahap investasi dan konstruksi.
“Percepatan tahapan teknis seperti FEED dan tender EPC menjadi kunci agar proyek ini tidak lagi mengalami penundaan. Dengan progres yang terus berjalan, kita berharap keputusan investasi akhir dapat segera tercapai sehingga proyek Masela dapat memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional,” kata legislator asal Riau II itu.
Selain itu, Yulisman menekankan pentingnya kepastian pasar untuk gas dari Blok Masela. Upaya pemerintah memastikan pembeli gas domestik menjadi langkah strategis agar investasi besar ini dapat berjalan optimal dan memberi manfaat maksimal bagi perekonomian nasional.
Yulisman berharap percepatan proyek Blok Masela menjadi momentum penguatan pengelolaan sumber daya gas nasional sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi dalam negeri untuk mendukung pertumbuhan industri dan ketahanan energi Indonesia.
Editor: Redaktur TVRINews





