PYONGYANG, KOMPAS.TV - Kelompok hacker Korea Utara telah melakukan serangan siber lewat aplikasi pesan yang terkenal di Korea Selatan, KakaoTalk.
Mereka menggunakan akun KakaoTalk curian untuk menyebarkan malware.
Pada laporan yang ditunjukan, Senin (16/3/2026), hal ini menyoroti strategi penyerangan baru hacker Korea Utara.
Baca Juga: Iran Hanya akan Tutup Selat Hormuz untuk AS-Israel dan Sekutunya, Araghchi: Hanya bagi Musuh Kami
Berdasarkan laporan yang dipublikasikan Genians Security Center, kelompok hacker itu diketahui sebagai Konni, yang disponsori Korea Utara dan berhubungan dengan Kimsuky.
Mereka diketahui baru-baru ini melakukan kampanye ancaman berkelanjutan tingkat lanjut (APT) menggunakan email spear-phishing dan meretas akun KakaoTalk untuk menginfeksi sistem korban.
Dikutip dari Korea JoongAng Daily, kelompok itu mengirimkan email spear-phishing yang menyamar sebagai pemberitahuan penunjukkan penerima sebagai pengajar hak asasi manusia Korea Utara.
Dalam pemberitahuan itu menyertakan tautan online berbahaya untuk mendapatkan akses jarak jauh ke komputer pribadi korban.
Spear phishing adalah jenis serangan phishing yang menargetkan individu, kelompok, atau organisasi tertentu.
“Hal ini membuat ancaman tersebut sangat serius, karena melampaui sekadar spear-phishing dan merupakan serangan APT yang menyebar dan menggabungkan penyebaran berbasis kepercayaan dengan penyalahgunaan sesi akun," kata laporan itu.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : Korea JoongAng Daily
- hacker
- korea utara
- kakaotalk
- malware





