Antisipasi Antrean di Merak–Bakauheni, Rest Area Tol Dijadikan Buffer Zone Mudik 2026

bisnis.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menyiapkan skema buffer zone di sejumlah rest area untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni selama mudik Lebaran 2026/Idulfitri 1447 H.

Langkah ini diambil untuk mencegah penumpukan kendaraan di simpul utama penyeberangan Jawa-Sumatera dengan memfungsikan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area sebagai kantong parkir sementara sebelum kendaraan masuk ke pelabuhan.

“Pengaturan buffer zone di jalan tol ini dilakukan melalui koordinasi intensif antara BPJT, BUJT, operator pelabuhan, serta kepolisian agar distribusi kendaraan dapat berjalan lebih tertib,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangan resmi, Selasa (17/3/2026).

Pada Tol Tangerang–Merak, BUJT PT Marga Mandalasakti menyiapkan TIP KM 43 dan TIP KM 68 di Jalur A yang difungsikan sebagai titik penyangga utama. Fasilitas ini bakal menampung kendaraan pemudik secara bertahap guna menyesuaikan volume kendaraan dengan kapasitas layanan penyeberangan di Merak.

Sementara itu, di Provinsi Lampung, PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll menyiapkan empat titik buffer zone di Jalur B ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar. Titik prioritas tersebut mencakup TIP KM 24, KM 49, KM 67, dan KM 87 untuk mengendalikan arus kendaraan menuju Pulau Jawa.

Menteri Dody menegaskan bahwa skema ini krusial untuk memastikan pergerakan kendaraan tidak terkunci di satu titik. Selain itu, langkah ini dijalankan guna memastikan perjalanan mudik masyarakat tetap lancar dan aman, sekaligus menghindari antrean panjang di area pelabuhan.

Baca Juga

  • ASDP Siagakan 33 Kapal untuk Layani Mudik Jalur Laut Merak-Bakauheni
  • Jurus Kapolri Antisipasi Lonjakan Penumpang di Merak saat Mudik 2026
  • Kereta Rangkasbitung-Merak Dibatasi Hanya Sampai Cilegon saat Arus Mudik

Adapun, implementasi kebijakan ini melibatkan koordinasi teknis dengan PT ASDP Indonesia Ferry selaku operator penyeberangan serta Korlantas Polri dalam pengaturan lalu lintas. Pemerintah menekankan pentingnya integrasi data kapasitas kapal dengan laju kendaraan di jalan tol.

Kementerian PU mengimbau para pemudik untuk memantau informasi lalu lintas secara berkala dan mematuhi arahan petugas terkait pengalihan arus ke rest area. Disiplin pengguna jalan dalam memanfaatkan fasilitas ini menjadi kunci keberhasilan manajemen arus mudik tahun ini.

“Melalui pengaturan tersebut, perjalanan pemudik diharapkan dapat berlangsung lebih tertib dan lancar, khususnya pada titik-titik kritis seperti akses menuju pelabuhan penyeberangan,” pungkas Dody.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
• 18 jam laludetik.com
thumb
Spirit Bandung dan Posisi Indonesia di Board of Peace
• 10 jam laludetik.com
thumb
BI Siaga Lonjakan Harga Minyak Dunia & Kemarau Panjang Ancam Inflasi Domestik
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Breaking News! Rudal Iran Ditembak Israel, Serpihan Jatuh di Al Aqsa
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Program 3 Juta Rumah, Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Hunian Layak
• 7 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.