Indonesia Lirik Brunei untuk Jadi Pemasok Minyak Agar Amankan Stok Nasional di Tengah Krisis Energi

narasi.tv
7 jam lalu
Cover Berita

Indonesia telah mengarahkan pandangannya untuk meningkatkan konsumsi dari pasokan minyak Brunei Darussalam. Kapasitas produksi minyak negara ini berada dalam kisaran 100.000 hingga 110.000 barel per hari.

Angka tersebut memberikan peluang signifikan dalam menjajaki kerjasama antara kedua negara, terutama dalam konteks pengamanan pasokan energi domestik.

Dengan tujuan memperkuat ketahanan energi, Indonesia berupaya untuk mendiversifikasi sumber pasokan minyaknya. Mengandalkan satu sumber energi dapat berisiko, terutama dalam konteks geopolitik yang tidak menentu.

Oleh karena itu, mengimpor minyak dari Brunei menjadi strategi penting untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi tunggal.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa penjajakan impor minyak bumi dari Brunei merupakan langkah strategis. Dia yang sedang menghadiri acara Indo Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum (IPEM) di Tokyo, Jepang, melakukan pendekatan dengan menemui Wakil Menteri Energi, Dato Seri Paduka Awang Haji Mohamad Azmi Bin Haji Mohd Hanifah.

"Penjajakan impor minyak bumi dari Brunei menjadi salah satu opsi strategis yang kita dorong, sekaligus memastikan ketersediaan pasokan energi nasional tetap dalam kondisi aman," ungkap Bahlil dalam pernyataan resminyaa pada Minggu (15/3/2026).

Dengan memastikan ketersediaan pasokan energi dalam keadaan aman, Indonesia dapat beradaptasi lebih baik terhadap krisis energi global yang mungkin terjadi di masa depan.

Kesempatan Kerja Sama Energi antara Indonesia dan Brunei Darussalam

Brunei menunjukkan ketertarikan untuk belajar dari Indonesia dalam hal transformasi energi, khususnya dalam pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Negara ini berencana untuk mengurangi ketergantungan pada gas dalam penyediaan energi, yang saat ini mendominasi hingga 99% pembangkit listrik mereka. Kerjasama dalam sektor energi ini dapat menghasilkan inovasi dan solusi yang lebih efisien bagi kedua negara.

"Brunei memanfaatkan 99 persen dari gas untuk pembangkit listriknya dan ingin mengurangi porsi pemanfaatan gas untuk pembangkitnya," terang Bahlil.

Baca Juga:Antrean Panjang di SPBU: Pertamina Pastikan Stok BBM di Jember Mencukupi dan Stabil

Indonesia juga mendorong Brunei untuk berinvestasi dalam infrastruktur energi, terutama di daerah terpencil yang memiliki potensi sumber daya alam. Dengan kerangka Koridor Ekonomi Indonesia (KEI), keduanya dapat membangun infrastruktur yang diperlukan untuk menopang ketahanan energi masing-masing.

Brunei tertarik dengan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) yang berhasil diterapkan oleh PT Pertamina (Persero). Teknologi ini memungkinkan ekstraksi minyak dari sumur tua dengan cara yang lebih efektif. Kesempatan kerja sama ini membuat kedua negara dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman di sektor hulu migas.

Kedua negara telah berbagi rencana terkait peningkatan kapasitas pembangkit listrik. Brunei berencana meningkatkan kapasitas terpasang hingga lima kali lipat, dari 1 gigawatt menjadi 5 gigawatt. Rencana ini sejalan dengan komitmen Indonesia untuk meningkatkan keberagaman sumber energi dan merangkul teknologi yang lebih ramah lingkungan.

Pemerintah Indonesia siap memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara kedua negara dalam pengembangan sumber energinya. Pertukaran ini tidak hanya mencakup teknologi, tetapi juga melibatkan manajemen dan pengembangan SDM di sektor energi.

Kerjasama yang terjalin antara Indonesia dan Brunei diharapkan akan membawa dampak positif bagi perekonomian negara-negara tersebut. Membangun ketahanan energi tidak hanya akan memperkuat ikatan bilateral, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas di masa depan.

Baca Juga:Mengapa Selat Hormuz Begitu Vital dalam Perdagangan Minyak?

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli Pantau Kesiapan Sopir Bus Mudik Lebaran 2026 di Terminal Pulo Gebang
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Eks Ketua PN Depok Ajukan Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
DPR Sepakat Pemotongan Gaji Para Pejabat: Perlu Berkorban di Tengah Tekanan Ekonomi
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Prabu Pinisi Indonesia Perluas Kolaborasi Global untuk Kembangkan Destinasi Wisata Berkelanjutan
• 10 jam laluterkini.id
thumb
Upaya Polisi untuk Ungkap Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.