Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan telah membahas rencana perluasan operasi darat Israel di Lebanon selatan serta menyoroti kelompok Hizbullah sebagai masalah besar dalam konflik yang terus meningkat di kawasan tersebut.
Pernyataan Trump dan Sikap ASTrump menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan di Washington pada Senin (16/3) saat ditanya terkait komunikasi dengan pihak Israel.
“Iya, saya melakukannya,” kata Trump.
Ia menegaskan bahwa Hizbullah merupakan “masalah besar” yang menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut.
Eskalasi Konflik dan DampaknyaKetegangan meningkat sejak awal Maret ketika Hizbullah kembali melanjutkan operasi militer terhadap Israel pasca terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.
Sebagai respons, militer Israel melancarkan serangan intensif ke wilayah pinggiran selatan Beirut serta sejumlah kota di Lebanon bagian selatan dan timur.
Data resmi mencatat sebanyak 570 orang tewas, 1.444 orang terluka, dan sekitar 800.000 warga mengungsi akibat eskalasi konflik tersebut.
Konflik ini terus menjadi perhatian internasional seiring meningkatnya korban jiwa dan dampak kemanusiaan di Lebanon.




