Kota Padang: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), memperkirakan penurunan intensitas hujan menjelang dan saat Idulfitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026.
"Ada penurunan intensitas pola curah hujan di Sumbar. Sebab untuk 19 hingga 23 Maret 2026 diperkirakan intensitas curah hujan hanya hujan ringan," kata Kepala BMKG Minangkabau Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Decky Irmawan di Kota Padang, Selasa, 17 Maret 2026, melansir Antara.
Ilustrasi hujan. (metrotvnews.com)
Berdasarkan analisis yang dilakukan BMKG Minangkabau, kata dia, hingga Selasa, 17 Maret 2026, tidak ada potensi cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Sumbar hingga 23 Maret 2026. Namun, khusus untuk Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Pasaman berpotensi dilanda hujan sedang hingga intensitas lebat pada Rabu 18 Maret 2026.
"Jadi, mudah-mudahan tidak terlalu berdampak bagi masyarakat dalam melaksanakan mobilitas atau aktivitasnya selama masa Lebaran," ucap dia.
Pada kesempatan itu, ia menjelaskan melihat parameter dinamika atmosfer yang digunakan BMKG seperti Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin dan Gelombang Ekuatorial Rossby, untuk beberapa hari ke depan kondisi atau pergerakan atmosfer tersebut tidak akan melewati Provinsi Sumbar.
Baca Juga :
Bali Bakal Hujan Ringan Saat Pawai Ogoh-Ogoh 18 Maret 2026Sementara itu Faradika salah seorang pemudik asal Kota Padang mengatakan memanfaatkan informasi perkembangan cuaca yang disampaikan BMKG melalui laman resminya, terutama pada saat akan bepergian ke luar kota.
"Untuk mudik biasanya saya melihat kondisi cuaca melalui informasi yang disampaikan BMKG. Ini sangat penting sekali agar kita mengetahui perkembangan cuaca sebelum menempuh perjalanan," ujar dia.




