Serangan Israel di Teheran Menargetkan Pejabat Tinggi Iran Ali Larijani, Komandan Basij Iran Soleimani Tewas

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengkonfirmasi telah menewaskan komandan pasukan paramiliter Basij, Gholamreza Soleimani, dalam serangan di Iran pada Senin malam. Gelombang serangan besar Israel juga menargetkan pejabat keamanan paling senior Iran, Ali Larijani, dalam sebuah serangan udara di Teheran. 

Soleimani menjadi sasaran saat berada di sebuah kamp tenda yang baru-baru ini didirikan oleh Basij. Menurut IDF, Basij mendirikan kamp tersebut setelah militer menyerang banyak markas pasukan paramiliter tersebut. Selain itu, serangan tersebut juga menewaskan wakil komandan Basij dan pejabat tinggi lainnya di pasukan paramiliter tersebut, kata IDF.

Baca Juga :
Menlu Iran Sebut China Ikut Bantu Negaranya Lawan AS dan Israel
Iran Goyang Piala Dunia 2026, Minta Main di Meksiko Bukan Amerika

Basij dikenal karena perannya dalam menekan protes anti-rezim secara brutal, dan diyakini bertanggung jawab atas kematian warga sipil Iran yang tak terhitung jumlahnya.

IDF juga mengkonfirmasi bahwa mereka menargetkan pejabat tinggi Iran, Ali Larijani, di Teheran semalam, meskipun mereka mengatakan masih menyelidiki hasil serangan tersebut, dan masih belum jelas apakah ia tewas dalam serangan tersebut, menurut sumber Israel yang dikutip CNN International.

Serangan Israel di Teheran, Senin malam (16/3)
Photo :
  • Ist

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) masih melakukan penilaian dampak serangan (battle damage assessment) guna memastikan hasil operasi tersebut.

Di sisi lain, serangan udara terbaru Israel di Iran juga dilaporkan menyasar tokoh penting dari Jihad Islam Palestina yang berada di Iran, termasuk pemimpinnya Akram al-Ajouri, bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya dalam kelompok tersebut, menurut sumber pertahanan.

Militer meyakini al-Ajouri kemungkinan tewas dalam serangan itu, tetapi  masih berupaya untuk mengkonfirmasi hal tersebut.

Kepala Staf IDF, Letnan Jenderal Eyal Zamir, mengonfirmasi adanya operasi tersebut. Dalam evaluasi pada Selasa pagi, ia menyebut hasil serangan menunjukkan capaian signifikan.

"Pencapaian eliminasi yang signifikan juga tercatat semalam, dengan potensi untuk memengaruhi pencapaian kampanye dan misi IDF" — yang tampaknya merujuk pada serangan yang menargetkan Larijani.

"Ini sebagai tambahan dari eliminasi yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir di Iran terhadap elemen eksternal, yang juga terkait dengan arena Palestina," kata Zamir, merujuk pada para pejabat Jihad Islam.

Ia juga menyebut bahwa "para operator senior yang terlibat dalam aktivitas teroris dari Gaza dan dari Yudea dan Samaria (Tepi Barat)" berada di sebuah rumah persembunyian di Teheran saat serangan berlangsung.

Baca Juga :
Trump Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan Negara Lain Buka Selat Hormuz
Pede IHSG Bakal Tembus 10.000 di 2026, Purbaya: Fondasi Ekonomi Kita Bagus
Update Korban Tewas Serangan Israel di Lebanon: 886 Orang Tewas, 111 Anak-anak dan 67 Perempuan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Suzuki Karimun 2026 Resmi Meluncur, Segini Harganya di Indonesia
• 1 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pemerintah Mulai Irit Belanja Negara, Apakah Program MBG Kena Imbas? Ini Jawaban Menko Airlangga
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Akui Sulit Ikuti Jejak Sang Paman di Panggung Eropa, Keponakan Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Krisis Timur Tengah: Israel Perluas Serangan Darat
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Gagal Raih Tiga Poin Penuh, Persib Bandung Tetap Kokoh di Puncak Klasemen Super League
• 17 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.