Diserang Israel, Kepala Keamanan Iran Tewas atau Selamat? Ini Faktanya

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Iran, VIVA –Kepala keamanan Iran, Ali Larijani  dilaporkan menjadi salah satu target dalam serangan Israel ke Iran semalam, menurut media Israel. Namun hingga kini belum jelas apakah Larijani, yang merupakan tokoh penting dalam struktur kekuasaan Iran, tewas atau hanya terluka dalam serangan tersebut, seperti dilaporkan Times of Israel.

Pemerintah Iran sendiri belum memberikan komentar terkait laporan itu. Larijani, merupakan mantan negosiator nuklir yang kini menjabat sebagai sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, dan dikenal luas sebagai salah satu figur paling berpengaruh di negara tersebut.

Baca Juga :
Serangan Israel di Teheran Menargetkan Pejabat Tinggi Iran Ali Larijani, Komandan Basij Iran Soleimani Tewas
Menlu Iran Sebut China Ikut Bantu Negaranya Lawan AS dan Israel

Jika kematiannya dikonfirmasi, Larijani akan menjadi pejabat tertinggi Iran yang tewas setelah Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, yang meninggal pada hari pertama perang. Larijani diketahui merupakan sekutu dekat Ali Khamenei.

Ia terakhir kali terlihat di depan publik saat mengikuti aksi Hari Quds di Teheran pada Jumat lalu. Di hari yang sama, Amerika Serikat menawarkan hadiah hingga 10 juta dolar AS bagi siapa pun yang memberikan informasi tentang pejabat militer dan intelijen senior Iran, termasuk Larijani. Ia masuk dalam daftar 10 tokoh yang dikaitkan dengan Korps Garda Revolusi Islam.

Sejumlah media Israel juga menyebut bahwa serangan tersebut turut menargetkan Gholamreza Soleimani, kepala Pasukan Perlawanan Basij, serta beberapa petinggi lainnya. Namun, hingga kini hasil dari serangan itu masih dalam tahap penilaian. Iran sendiri belum mengonfirmasi kematian pimpinan milisi tersebut.

Sementara itu, media pemerintah Iran, Press TV, pada Selasa menyiarkan pernyataan yang dikaitkan dengan Larijani, di mana ia mengkritik Presiden AS Donald Trump.

“47 tahun lalu, menjelang kemenangan rakyat dalam Revolusi Islam Iran, perdana menteri rezim Pahlavi mengklaim bahwa suara massa besar di jalanan bukanlah nyata, melainkan rekaman kaset. Sekarang Trump mengatakan bahwa jutaan orang yang turun dalam aksi anti-Amerika dan anti-Israel di kota-kota Iran hanyalah hasil rekayasa kecerdasan buatan. Kemenangan bersejarah rakyat Iran atas sisa-sisa ‘Pulau Epstein’ sudah dekat,” demikian isi pernyataan tersebut seperti dikutip dari laman NDTV, Selasa 17 Maret 2026.

Seruan Larijani ke Dunia Islam

Baca Juga :
Iran Goyang Piala Dunia 2026, Minta Main di Meksiko Bukan Amerika
Trump Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan Negara Lain Buka Selat Hormuz
Pede IHSG Bakal Tembus 10.000 di 2026, Purbaya: Fondasi Ekonomi Kita Bagus

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pyridam Farma (PYFA) akan Gelar Right Issue 5,7 M Saham untuk Rencana Akuisisi
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Perempuan di Binjai Kalut Pas Nyetir Mobil, Tabrak 4 Kios Makan: 5 Orang Luka
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
AirPods Max 2 Resmi Meluncur, Hadirkan Peredam Kebisingan Lebih Kuat dan Fitur Penerjemahan Langsung
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Wapres Gibran lepas 1.900 peserta mudik Danareksa 2026
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Harga Ekonomi dari Sebuah Perang
• 10 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.