Menteri Purbaya: APBN Masih Cukup, Belum Ada Rencana Menaikkan Harga BBM

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita

YOGYAKARTA, KOMPAS — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, sejauh ini belum ada rencana untuk menaikkan harga bahan bakar minyak atau BBM di dalam negeri menyusul tren kenaikan harga minyak mentah dunia akibat perang di Timur Tengah. Purbaya menyebut, APBN masih cukup untuk meredam guncangan harga minyak dunia tersebut.

Hal itu diungkapkan Purbaya saat menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela kunjungannya di Kota Yogyakarta, Selasa (17/3/2026) siang. ”Jadi, fungsi anggaran adalah meng-absorb (menyerap) shock (guncangan) dari luar tadi. Jadi, sampai sekarang yang absorb adalah APBN pemerintah,” ucapnya.

Dia pun mengatakan, sampai sekarang belum ada rencana untuk menaikkan harga BBM bersubsidi di dalam negeri. Hal ini karena negara masih memiliki uang yang cukup untuk level harga BBM sekarang.

Berdasarkan catatan Reuters, per Selasa (17/3/2026), harga minyak mentah Brent mencapai 103,28 dolar AS per barel. Adapun harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) menyentuh 96,85 dolar AS per barel. Kedua jenis minyak itu merupakan acuan utama perdagangan minyak mentah dunia.

Sementara, asumsi harga minyak yang dipatok pada APBN 2026 adalah 70 dolar AS per barel. Ini artinya harga minyak mentah dunia sudah berada 138-147 persen di atas asumsi tersebut.

Baca JugaHarga Minyak Dunia Cetak Rekor, Waspadai Resesi Global

Lonjakan harga tersebut dipicu serangan Israel-AS terhadap Iran pada akhir Februari lalu, yang kemudian dibalas Iran dengan serangan ke Israel dan sejumlah kepentingan AS di wilayah negara-negara Teluk Persia. Iran juga menutup Selat Hormuz, jalur perairan yang dilintasi 20 persen perdagangan minyak mentah dunia.

Saat ditanya sampai berapa lama APBN bisa menahan dampak kenaikan harga minyak mentah dunia ini, Purbaya pun mengungkapkan optimismenya. "Kalau segini aja mah (harga minyak dunia), kalau Pak Presiden mau, sampai akhir tahun juga bisa. Tidak ada masalah," ucapnya.

Beberapa waktu lalu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah juga menjamin tidak akan ada kenaikan harga BBM bersubsidi hingga Idul Fitri 2026 (Kompas.id, 10/3/2026).

"Saya dapat memastikan untuk menyangkut subsidi BBM sampai dengan hari raya, insya Allah tidak ada kenaikan apa-apa. Negara hadir untuk memastikan bahwa sekalipun ada kenaikan harga minyak mentah dunia, subsidi tetap sama,” ujar Bahlil, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Baca JugaPemerintah Jamin Harga BBM Bersubsidi Tak Naik hingga Lebaran

Kalau segini aja mah (harga minyak dunia), kalau Pak Presiden mau, sampai akhir tahun juga bisa. Tidak ada masalah

Pada Senin (16/3/2026), pemerintah menggelar rapat koordinasi terbatas (rakortas) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta.

Rapat digelar untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta jajarannya untuk mengkaji langkah penghematan anggaran alih-alih melebarkan defisit APBN (Kompas, 17/3/2026).

Airlangga mengatakan, beberapa skenario pelebaran defisit APBN yang disiapkan pemerintah adalah skenario saat krisis, yaitu jika perang di Timur Tengah berlanjut lama hingga lima bulan, enam bulan, dan 10 bulan. Dalam ketiga skenario itu, defisit bisa melebar di atas 3 persen atau batas yang ditetapkan undang-undang.

"Selama perang belum mencapai lima bulan, kita pakai skenario pemotongan anggaran dengan maksimal defisit APBN 3 persen," tutur Airlangga kepada wartawan seusai rakortas.

Seiring dengan itu, pemerintah akan tetap berupaya menyerap dampak lonjakan harga minyak dunia agar tidak perlu menyebabkan kenaikan harga BBM bersubsidi bagi masyarakat.

Baca JugaMBG dan Koperasi Merah Putih Tak Tersentuh Penghematan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Geger! Istri Wali Kota New York Mamdani Terseret Skandal Anti Yahudi
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kecelakaan Beruntun di Tol MBZ, Lalu Lintas Arah Cikampek Macet Parah
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Militer Israel: Tidak Berniat Menggulingkan Pemerintah Iran, 80% Sistem Pertahanan Udara Telah Dihancurkan
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
Rizky Billar Akhirnya Ungkap Nama Anak Ketiga, Ternyata Terinspirasi Legenda Liverpool
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Diminati Banyak Klub di Korea, Megawati Hangestri Justru Gagal Comeback ke V-League
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.