JAKARTA, KOMPAS.TV - Federasi Sepak Bola Iran resmi memulai pembicaraan dengan FIFA untuk memindahkan jadwal pertandingan penyisihan grup Piala Dunia 2026 mereka dari Amerika Serikat (AS) ke Meksiko.
Langkah darurat ini diambil menyusul kekhawatiran serius terhadap keselamatan pemain dan ofisial di tengah berkecamuknya perang antara AS-Israel versus Iran yang kini telah memasuki minggu ketiga.
“Ketika Trump secara eksplisit menyatakan bahwa ia tidak dapat menjamin keamanan Timnas Iran, kami tentu tidak akan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat," kata Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj di akun X resmi Kedutaan Besar Iran untuk Meksiko.
Baca Juga: Trump Tak Jamin Keselamatan Iran di Piala Dunia 2026, Pengamat: Sepak Bola dan Politik Tercampur
"Saat ini kami sedang bernegosiasi dengan FIFA untuk menggelar pertandingan Piala Dunia Timnas Iran di Meksiko."
Seperti diketahui, ketegangan diplomatik dan militer ini memuncak setelah serangan udara gabungan AS dan Israel pada akhir Februari 2026 yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran serta sejumlah pemimpin politik dan militer lainnya.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sempat melontarkan komentar yang menyiratkan tidak bisa menjamin keamanan skuad Timnas Iran di Piala Dunia 2026.
Timnas Iran sendiri merupakan negara Asia pertama yang lolos ke putaran final pada Maret 2025. Team Melli dijadwalkan bertanding di Grup G melawan Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.
Berdasarkan jadwal, Timnas Iran seharusnya memainkan dua pertandingan di Los Angeles dan satu pertandingan di Seattle.
Baca Juga: Timnas Iran Ledek Trump Tak Jamin Keselamatan di Piala Dunia 2026: Mereka yang Harusnya Dikecualikan
Penulis : Gilang Romadhan Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- Timnas Iran
- Piala Dunia 2026
- Donald Trump
- AS-Israel vs Iran
- relokasi pertandingan
- fifa




