Liputan6.com, Jakarta - Beredar viral video dugaan pelecehan seksual yang terjadi di dalam KRL di mana dilakukan oleh seorang dosen dari Universitas Pamulang (Unpam).
"Security Alert (Peringatan Keamanan). (Diduga) dosen cabul Teknik Industri Unpam (Universitas Pamulang) di KRL," demikian unggahan korban melalui media sosial @/asrta.vo.
Advertisement
Menanggapi informasi yang beredar, Humas Universitas Pamulang atau Unpam, Muhyiddin Fanda mengatakan, pihak kampus telah melakukan komunikasi internal untuk menelusuri kebenaran kabar tersebut.
"Berdasarkan klarifikasi awal yang kami terima, tidak ditemukan bukti yang mendukung dugaan yang beredar di media sosial. Saat ini proses klarifikasi masih berjalan dan kami menghormati semua pihak untuk menyelesaikannya secara baik," kata dia saat dikonfirmasi, Selasa (17/3/2026).
Namun, masih kata Muhyiddin, untuk keterangan lebih lanjut, pihak kampus menyerahkan sepenuhnya kepada yang bersangkutan melalui kuasa hukumnya.
"Update terakhir, pelapor sudah mencabut laporannya. Iya (dosen Unpam), tapi tidak terbukti melakukan tindakan yang dituduhkan," jelas dia.
Muhyiddin berharap polemik yang berkembang di media sosial terkait kasus tersebut dapat diselesaikan dengan baik.
"Kami berharap kegaduhan yang telah terjadi di media sosial yang membawa nama kampus Unpam ini bisa diluruskan dan diselesaikan dengan baik," kata dia.




