Perkuat Literasi dan Karakter Kebangsaan di Tanjung Priok Lewat Pojok Baca Bela Negara

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

UPAYA memperkuat literasi sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan terus digalakkan melalui peresmian Pojok Baca Bela Negara di TK Pelita harapan sejahtera, kawasan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (17/3). Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara DPD Sulawesi Utara, Forum Penyelamat Demokrasi dan Reformasi (F-PDR) Sulut, Komunitas Kawan Mekar yang diwakili oleh Bendahara, Megasari Harsono, 234 SC Manado, serta Elizabeth Pisciliaruntu.

Peresmian dihadiri oleh  Direktur SDM Pothan Kemhan Brigjen Budi Haryono yang diwakili oleh Kasubdit Perumusan Kebijakan Bela Negara dan Tenaga Ahli Direktorat SDM Pothan Ditjen Pothan Kementerian Pertahanan Indah Permata S. 

Dalam sambutannya, Indah menegaskan bahwa pojok baca yang dihadirkan bukan sekadar fasilitas membaca, tetapi memiliki makna strategis sebagai ruang pembelajaran, refleksi, sekaligus pembentukan karakter kebangsaan.

Baca juga : Transjakarta Rute Tanjung Priok-PGC Terganggu Akibat Kontrainer Anjlok

“Pojok Baca Bela Negara yang kita resmikan hari ini bukan sekadar ruang membaca, melainkan sebuah ruang pembelajaran, ruang refleksi, dan ruang pembentukan karakter kebangsaan. Di tempat inilah nilai-nilai cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta semangat persatuan dapat terus dipupuk melalui literasi dan pengetahuan,” ujar Indah.

Ia juga menekankan bahwa bela negara bukan hanya tanggung jawab aparat pertahanan, melainkan hak dan kewajiban seluruh warga negara. Implementasinya dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk sederhana, mulai dari menjaga persatuan, menghormati perbedaan, mematuhi hukum, hingga berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa.

Menurutnya, literasi memiliki peran krusial dalam konteks tersebut. Melalui budaya membaca, masyarakat dapat memperluas wawasan kebangsaan, memahami sejarah perjuangan bangsa, serta memperkuat nilai-nilai demokrasi, konstitusi, dan reformasi sebagai fondasi kehidupan bernegara.

Baca juga : Kultum, Literasi, Deep Listening

Lebih lanjut, Indah mengingatkan bahwa tantangan bangsa ke depan semakin kompleks, terutama di era digital yang diwarnai oleh disinformasi, radikalisme, dan polarisasi sosial. Oleh karena itu, kehadiran Pojok Baca Bela Negara diharapkan menjadi pusat literasi kebangsaan yang mampu mendorong masyarakat untuk belajar, berdiskusi, dan memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila dan persatuan Indonesia.

“Fasilitas ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara aktif oleh masyarakat, khususnya generasi muda, pelajar, mahasiswa, dan berbagai komunitas,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Bela Negara dan Hubungan Antar Lembaga F-PDR sekaligus Founder Komunitas Kawan Mekar, Elizabeth Piscilia Runtu, dalam sambutannya menekankan pentingnya gerakan literasi sebagai fondasi pembangunan karakter bangsa. Ia menyampaikan bahwa pojok baca ini merupakan bagian dari gerakan kolektif untuk menghadirkan ruang-ruang edukatif yang inklusif dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

Elizabeth menilai, literasi bukan hanya soal kemampuan membaca, tetapi juga tentang membangun kesadaran kritis, memperkuat identitas kebangsaan, serta membentuk generasi yang tangguh menghadapi tantangan zaman. Sejalan dengan yang disampaikan oleh Indah Permata S, Elizabeth menegaskan bahwa penguatan nilai bela negara harus dimulai dari ruang-ruang sederhana yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Melalui pojok baca ini, kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya mendidik, tetapi juga menginspirasi. Ruang di mana anak-anak dan masyarakat dapat tumbuh dengan nilai-nilai kebangsaan yang kuat, memiliki daya pikir kritis, serta mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” ujar Elizabeth saat meresmikan Pojok Baca Bela Negara di TK Pelita Bhakti. 

Ketua Yayasan Pelita Harapan Sejahtera Jorry Sanger dalam sambutan singkatnya menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia berharap Pojok Baca Bela Negara dapat menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus membentuk karakter anak sejak usia dini.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh pimpinan Eureka, Andriyansyah, bersama orang tua peserta didik, sejumlah tokoh masyarakat dan pegiat literasi yang mendukung penguatan budaya baca di lingkungan pendidikan dan masyarakat.

Dengan diresmikannya Pojok Baca Bela Negara di kawasan Tanjung Priok ini, diharapkan lahir ruang-ruang literasi yang tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga menjadi benteng nilai dalam menghadapi tantangan kebangsaan di era modern. (Cah/P-3)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hotel di Jogja Ini Sajikan Menu Lebaran bagi yang Tak Sempat Masak Opor-Ketupat
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Suasana di Jalan Kalimalang Mulai Ramai Pemudik
• 10 menit laludetik.com
thumb
Veda Ega Pratama Satu-satunya Pembalap Asia yang Dikontrak Red Bull
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Penyiram Air Keras Andrie Yunus Ganti Baju untuk Hilangkan Jejak dan Terkena Cairan
• 45 detik lalukompas.com
thumb
Empat Kapal Sukses Lewati Selat Hormuz, Disebut Dapat Izin Iran
• 13 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.