Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Jakarta Pusat Rabu 18 Maret

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Hari ke-28 Ramadhan 1447 Hijriah di Jakarta Pusat jatuh pada Rabu (18/3/2026).

Umat Muslim diharapkan tetap menjaga kesehatan serta kekhusyukan dalam menjalankan rangkaian ibadah hingga akhir bulan suci.

Setiap daerah, termasuk Jakarta memiliki jadwal imsakiyah dan waktu shalat sebagai pedoman agar ibadah puasa berlangsung tepat waktu.

Baca juga: Cerita Warga Berburu Tiket Mudik Gratis Pemprov DKI, Daftar Pakai 4 Ponsel Sekaligus

Informasi jadwal ini merujuk pada data resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama.

Berikut jadwal imsakiyah dan waktu shalat di Jakarta pada 28 Ramadhan 1447 H atau Rabu (18/3/2026):

  • Imsak: 04:32
  • Subuh: 04:42
  • Terbit: 05:54
  • Duha: 06:21
  • Zuhur: 12:04
  • Ashar: 15:12
  • Magrib: 18:08
  • Isya: 19:16

Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal puasa 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Keputusan ini diambil setelah Sidang Isbat digelar di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (17/2/2026) sore, dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Baca juga: Dari Stan Takjil, Siswa SLB Bekasi Belajar Mandiri dan Hapus Stigma

Penetapan dilakukan karena hilal tidak teramati pada Selasa, sesuai perkiraan Tim Hisab Rukyat Kemenag yang menyebut posisi hilal belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS.

Tahun ini awal Ramadhan tidak serentak, karena Muhammadiyah memulai puasa pada Rabu, 18 Februari 2026.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Perbedaan ini tidak mengurangi sahnya ibadah, dan semua umat Islam diimbau saling menghormati.

Sidang Isbat melibatkan berbagai ormas Islam, pakar falak, serta lembaga astronomi, dan dilakukan dengan metode integrasi hisab dan rukyatul hilal untuk menjaga keseragaman sekaligus menghormati perbedaan metode yang berkembang di masyarakat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nggak Mudik? Jakarta Tawarkan Promo Transportasi dan Wisata Gratis Saat Lebaran
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Armada Bus Masuk Terminal Meningkat 80 Persen
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Bahlil Lepas 20 Bus Peserta Mudik Gratis Golkar ke Indramayu-Solo
• 10 jam laludetik.com
thumb
MK Minta DPR dan Pemerintah Atur Ulang UU Soal Uang Pensiun Pejabat Negara
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Idul Fitri atau Idulfitri? Begini Penjelasan dari KBBI-Jadi Lebih Paham
• 14 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.